Lilianti lilianti
Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelestarian Budaya Daerah Guna Pengembangan Sektor Pariwisata di Taman Kanak-Kanak Lilianti lilianti; Rahmawati M; Hasmira Said; Abubakar Abubakar; Nurzaima Nurzaima; Wa Rosida
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.5568

Abstract

Pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan terus berkembang dan menunjukkan kontribusinya dalam menyejahterakan masyarakat. Kecenderungan perkembangan pariwisata sekarang ini tidak merujuk pada pelestarian nilai-nilai budaya daerah lokal, melainkan hanya terkonsentrasi pada industri ekonomi kreatif. Permasalahan ini tentunya dapat mengancam keberadaan pariwisata budaya  di mana identitas budaya daerah lokal pada sektor pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan mulai ditinggalkan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan pengedukasian dengan cara sosialisasi dini terhadap masyarakat khususnya siswa-siswa dan guru Tk Nur Kamil dan Tk Sanggula Pertiwi untuk diperkenalkan tentang budaya daerah yang saat ini sudah mulai di lupakan. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pelestarian tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi serta memperkenalkan keragaman budaya daerah berupa baju adat, alat musik, tarian daerah budaya setempat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini adalah para peserta Iptek bagi Masyarakat telah diberikan edukasi dan bimbingan untuk mengetahui cara melestarikan budaya daerah untuk selanjutnya dapat dikembangkan sebagai sektor pariwisata di daerah. Para peserta dalam kegiatan bimbingan dan edukasi telah memahami, mengerti dan mengetahui jenis dan bermacam-macam budaya-budaya daerah mulai dari pakaian adat, lagu daerah, alat musik tradisional, tarian daerah, maupun senjata tradisional daerah.
Penanganan Kesulitan Belajar Siswa dengan Pendekatan Psikologi Belajar di SMA Negeri 3 Kendari Lilianti Lilianti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.693 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v20i1.4164

Abstract

Kesulitan belajar adalah salah satu kondisi atau masalah yang dialami oleh siswa dalam belajar, sehingga dapat menurunkan kinerja akademik atau prestasi belajar siswa. Dengan kondisi seperti ini perlu adanya pendekatan proses belajar yang baik dan solutif, untuk memberikan pemahaman serta dapat memahami aspek psikologis siswa dalam belajar sehingga perlu adanya “Balance” psikologi belajar antara guru dan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui cara mendiagnosis kesulitan belajar siswa; (2) untuk mengetahui solusi untuk mengatasi/memecahkan masalah kesulitan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripti kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah guru dan siswa. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, obeservasi dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah wawancara, catatan lapangan, identifikasi, deskripsi. Hasil dari penelitian diketahui bahwa langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa adalah: (a) Guru dapat mengetahui dan memahami kondisi dan perbedaan setiap siswanya; (b) Guru dapat memetakan kondisi dan keadaan siswa berdasarkan karakteristiknya, kemampuannya maupun gaya siswa dalam belajar; (c) Guru dapat mengkolaborasikan model maupun pendekatan dalam belajar sehingga menciptakan variasi dalam belajar;  (d) Guru dapat memahami kondisi psikologis anak dalam belajar sehingga terjadi balance dalam setiap proses belajar mengajar; (e) Guru memberikan motivasi, dorongan dan perhatian kepada anak agar dapat belajar dengan baik dan sungguh-sungguh.
Implementasi Kebijakan SD-SMP Negeri Satu Atap: Mengapa dan Bagaimana Lilianti Lilianti; Asrul Asrul; Adenisatrawan Adenisatrawan; Hasmira Said
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v21i1.6162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan implementasi  kebijakan sekolah satu atap dari segi pelaksanaan di Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data  melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil analisis isi dan kedalaman pelaksanaan penelitian  menunjukkan bahwa dalam  implementasi kebijakan sekolah satu atap dilaksanakan sesuai dengan rencana dan secara garis besar implementasi kebijakan program dipengaruhi oleh isi kebijakan dan konteks implementasinya. Keseluruhan implementasi kebijakan dievaluasi dengan cara mengukur luaran program berdasarkan tujuan kebijakan penyelenggaraan sekolah satu atap yaitu wajib belajar  9 tahun. Luaran program dilihat melalui dampaknya terhadap masyarakat. Namun impelementasi kebijakan ini masih mengalami beberapa hambatan yakni sarana dan prasarana belum memadai, jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan belum cukup, masih terdapat sebagian masyarakat yang rendah pemahamannya terhadap pentingnya  pendidikan. Meskipun demikian, sekolah berusaha mengatasi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan diantaranya adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memberdayakan guru-guru untuk melakukan pembelajaran  lebih efektif.
Persamaan Hak: Partisipasi Wanita dalam Pendidikan Nasir Nasir; Lilianti Lilianti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.317 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v17i1.1554

Abstract

Fakta mengenai jumlah Anak Wajib Sekolah (AWS) perempuan bersekolah menduduki posisi terendah bila dibandingkan dengan jumlah anak wajib sekolah pria/laki-laki. Kebijakan pemerintah dengan pendidikan gratis seharusnya mampu mengikis hal tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian partisipasi wanita dalam akses pendidikan di desa Ululakara adalah: 1) Untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat lokal mengenai pendidikan; 2) Untuk mendeskripsikan partisipasi wanita dalam pendidikan; dan 3) Untuk mendeskripsikan tantangan penyelenggaraan pendidikan. Penelitian yang merupakan penelitian deskriptif-kualitatif adalah sebuah kesatuan kegiatan meliputi observasi, wawancara, mendapatkan dokumen-dokumen terkait objek penelitian. Pengujian kredibilitas data dilakukan dengan pendekatan triangulasi. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, diketahui persepsi masyarakat desa Ululakara terhadap pendidikan meliputi: a) Kebutuhan yang sangat penting; b) Prestige (gengsi); c) Solusi bagi masalah-masalah sosial; d) Keikhlasan, dan e) Pengorbanan. Partisipasi perempuan dalam pendidikan sangat tinggi tidak diikuti dengan pemberdayaan untuk menunjukkan kemampuan wanita dalam  berbagai kondisi. Hambatan atau Tantangan Penyelenggaraan Pendidikan bagi wanita di desa Ululakara yakni: perbedaan tingkat sosial, sebaran sekolah yang tidak merata, mutu dan relevansi pendidikan, efisiensi dan efektifitas pendidikan, dan kebijakan 
Peran Guru dalam Merancang Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Masa Pandemi Rahmawati M; Nurlina Nurlina; Lilianti Lilianti; Usman Usman; Risnajayanti Risnajayanti; Sitti Salma; Wa Ode Sari Amaliah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1802

Abstract

Pendidik  di TK  memiliki peranan penting untuk meningkatkan berbagai kemampuan anak terutama pada masa keemasan anak. Guru sendiri memaksimalkan fase golden age yang mana jatuh pada usia taman kanak-kanak menggunakan berbagai metode mengajar dan turut melibatkan pihak orang tua untuk merancang pembelajaran anak usia dini.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  peran guru dalam merancang pembelajaran berbasis kearifan lokal di PAUD Al-Fath. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini berjumlah  3 orang guru kelas, 2 orang tua siswa dan 1 kepala sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi  kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan pembelajaran berbasis kearifan  lokal dilakukan  dengan mencatat potensi yang ada dilingkungan  sekitar diantaranya adalah kondisi lingkungan masyarakat, adat kebiasaan yang berlaku dimasyarakat, bahasa yang digunakan, lagu daerah, makanan khas,  hasil kerajinan daearah dan permainan tradisional. Selain itu, dilakukan  berdasarkan pengalaman yang dilakukan di PAUD Al-Fath dan disusun berdasarkan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam sebuah pengelolaan pembelajaran, kemudian diintegrasikan dengan kebutuhan terhadap pengenalan budaya lokal kepada anak usia dini dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Manajemen Pembelajaran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Lilianti Lilianti; Wa Rosida; Adam Adam; Hasmira Said; Kabiba Kabiba; Arfin Arfin; Junaidin Junaidin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1151

Abstract

Pengembangan kemampuan anak dalam bersosialisasi dapat dikembangkan melalui berbagai materi dan metode yang telah disediakan guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manajemen pembelajaran dalam mengembangkan kemampuan sosial anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang dilakukan oleh guru taman kanak-kanak Amaliah Mandara Mendidoha di Desa Ululakara, pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan saling berinteraksi langsung antara guru dengan anak didik, sehingga anak memiliki semangat dalam proses belajarnya, evaluasi pembelajaran dilakukan dengan mengamati semua aspek perkembangan peserta didik dimulai pada saat anak bermain, bergaul, maupun berkomunikasi terhadap orang lain dengan mencatat setiap tingkah laku anak sesuai dengan apa yang dilihat dan didengar dalam proses pembelajaran berlangsung maupun di luar kegiatan pembelajaran
Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Anak Putus Sekolah di SD Negeri Saponda Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Ririk Ririk; Lilianti Lilianti; Mujiati Mujiati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 2 No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.644 KB) | DOI: 10.51454/jpp.v2i2.158

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan anak putus sekolah di SD Negeri Saponda Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di SD Negeri Saponda adalah (1) kondisi sosial yaitu mayoritas tingkat pendidikan orang tua hanya sampai tingkat SD berpengaruh terhadap keberlangsungan pendidikan anak; (2) mayoritas kondisi ekonomi orang tua rendah sehingga kebutuhan pendidikan anak kurang terpenuhi, orang tua sibuk bekerja akibatnya perhatian akan pendidikan anak menjadi terabaikan; (3) kurangnya motivasi dalam internal anak yaitu anak malas untuk melanjutkan sekolah, kemampuan akademis lemah dan orang tua kurang memotivasi anak untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu, faktor paling dominan yang menyebabkan anak putus sekolah di sekolah tersebut adalah faktor ekonomi keluarga.
Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yusril Silfatman; Lilianti Lilianti; Nurzaima Nurzaima
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i1.441

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah pelaksanaan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 39 Pulau Tambako Kabupaten Bombana, bertujuan untuk mengetahui dan menghasilkan pelaksanaan supervisi kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 39 Pulau Tambako. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa program supervisi dan instrumen  dalam melaksanakan supervisi yang dimiliki SD Negeri 39 Pulau Tambako dibuat secara bersama-sama antara kepala sekolah dengan para guru. Pelaksanaan supervisi dimulai dengan memeriksa program pembelajaran yang dimiliki guru. Selanjutnya kepala sekolah memberi jadwal kapan beliau akan melaksanakan  supervisi dalam melaksanakan tugas mengajarnya didalam kelas. Selain itu diadakan pertemuan individual antara kepala sekolah dan guru untuk mendiskusikan hasil supervisi. Lebih lanjut dalam pertemuan tersebut kepala sekolah memberikan saran dan solusi terbaik untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas guru kelas yang bersangkutan.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Juwarti Juwarti; Abubakar Abubakar; Lilianti Lilianti
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i2.462

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskrisikan pengelolaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 2 Kabawo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, kepala pengelola sarana dan prasarana, guru, dan sisiwa. Pengumpulan data dilakukan dengan obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) perencanaan sarana dan prasarana yakni kepala sekolah bersama kepala pengelola sarana dan prasarana, guru, dan tata usaha merencanakan kegiatan menyusun perencanaan sarana dan prasarana melalui rapat tahunan dengan mengikuti panduan dan standar jenis, kuantitas dan kualitas sesuai dengan skala prioritas dan kesiapan dana, 2) pengadaan sarana dan prasarana dilakukan berdasarkan keputusan kepala sekolah dengan memakai bantuan anggaran dari dana BOS. Proses pengadaannya dilakukan dengan membeli, kemudian dibagikan dimasing-masing kelas dan ruang kerja, 3) pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan dengan pengecekan berkala, perbaikan berdasarkan kondisi bangunan. Pengecekan dilakukan secara berkala untuk pencegahan kerusakan berat atau kecelakaan yang tidak diinginkan dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Mengoptimalkan Pembentukan Karakter untuk Anak Usia Dini Lilianti Lilianti; Nurul Idhayani; Rohmiati Rohmiati; Adam Adam; Hermanto Hermanto; Risnajayanti Risnajayanti; Sitti Salma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4189

Abstract

Karakter tidak hanya dibentuk untuk mengejar kecerdasan akademik saja, namun dibentuk untuk kebutuhan anak di masa yang akan datang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran yang diterapkan pendidik dalam membangun karakter siswa. Pendekatan kualitatif digunakan pada kegiatan penelitian ini dengan melibatkan informan sebanyak 5 orang guru. Cara mengumpulkan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian peneliti mereduksi data dengan cara membuat rangkuman serta memilih data yang dapat menjawab tujuan penelitian. Tahap selanjutnya  menyajikan data dalam bentuk matriks dan digabungkan dengan informasi yang sudah tersusun agar mudah dicapai, kemudian disimpulkan dan divalidasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa karakter yang dibentuk di sekolah dilakukan melalui peran-peran yang telah diterapkan oleh guru pada saat proses pembelajaran.  Setelah itu, sekolah melibatkan para orang tua siswa untuk mengawasi anaknya ketika berada di rumah. Akan tetapi dalam hal ini yang menjadi faktor penentu adalah kerjasama antara kedua bela pihak.