Pengujian buta warna umumnya dilakukan menggunakan buku Ishihara, di mana proses penilaian, pencatatan, dan pelaporan dilakukan secara manual. Pendekatan ini memperlama waktu pemeriksaan dan berpotensi menyebabkan kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat tes buta warna digital berbasis mikrokontroler ESP32 dan layar sentuh TFT dengan metode Ishihara sebagai media skrining awal penglihatan warna. Metode penelitian meliputi studi lapangan, studi literatur, perancangan sistem, implementasi perangkat keras, dan evaluasi kinerja sistem. Sistem yang dikembangkan mampu menampilkan pelat Ishihara secara digital, menerima jawaban melalui layar sentuh, menghitung skor, persentase jawaban benar, waktu pengerjaan, serta menentukan klasifikasi penglihatan warna secara otomatis. Selain itu, hasil pemeriksaan disimpan dan ditampilkan melalui web server berbasis Wi-Fi. Pengujian dilakukan terhadap 30 responden yang terdiri atas 22 responden dengan penglihatan warna normal, 5 responden buta warna parsial, dan 3 responden buta warna total. Hasil perbandingan dengan pemeriksaan menggunakan buku Ishihara menunjukkan bahwa seluruh klasifikasi yang dihasilkan alat sesuai dengan metode manual sehingga diperoleh tingkat kesesuaian sebesar 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat yang dikembangkan mampu melakukan skrining awal buta warna secara akurat, efisien, dan andal serta mempermudah proses pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan.
Copyrights © 2026