Dismenore merupakan keluhan ginekologis yang umum dialami remaja putri dan berkaitan dengan peningkatan produksi prostaglandin. Jahe, asam jawa, dan madu secara tradisional dikonsumsi untuk membantu meredakan nyeri menstruasi, namun efektivitas kombinasinya masih terbatas diteliti. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas minuman herbal jahe–asam jawa–madu dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore dan mengidentifikasi waktu pemulihan berdasarkan tingkat keparahan nyeri awal pada remaja putri di Aceh Besar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pretest–posttest terhadap 64 remaja putri berusia 15–17 tahun. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum intervensi dan pada 15, 30, 45, serta 60 menit setelah konsumsi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank (p<0,05). Hasil menunjukkan penurunan intensitas nyeri yang signifikan (p<0,05). Nyeri ringan pulih dalam 15 menit, sedang dalam 30–45 menit, dan berat dalam 60 menit. Minuman herbal ini berpotensi sebagai terapi komplementer untuk mengurangi nyeri dismenore. Penelitian terkontrol dengan pemeriksaan biomarker diperlukan untuk memvalidasi temuan ini.
Copyrights © 2026