Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan komik berbasis cerita rakyat Sumatera Utara sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi mahasiswa Thailand. Pemilihan cerita rakyat Sumatera Utara didasarkan pada kebutuhan pengenalan lokalitas budaya Indonesia yang dekat dengan konteks institusi pengembang dan belum banyak diadaptasi sebagai bahan ajar BIPA di Thailand. Komik dipilih karena memadukan teks, gambar, dan alur visual berurutan sehingga dapat membantu pemelajar asing memahami kosakata, konteks budaya, dan struktur cerita. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, angket validasi, dan angket respons. Subjek uji coba terbatas adalah 20 mahasiswa BIPA di Fatoni University/Jamiah Islamiyah Syeikh Daud Al-Fathani (JISDA), Thailand. Validator terdiri atas ahli media, ahli bahasa, dan praktisi. Data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase kelayakan, validitas-reliabilitas instrumen, uji normalitas, dan uji efektivitas nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli media memperoleh persentase 90,6%, ahli bahasa 90,6%, praktisi 95,8%, dan respons mahasiswa 87%; seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah penggunaan komik (p < 0,05). Dengan demikian, komik berbasis cerita rakyat Sumatera Utara layak digunakan sebagai bahan ajar BIPA sekaligus media literasi budaya Indonesia bagi mahasiswa Thailand.
Copyrights © 2026