Abstrak Masa persalinan merupakan periode kritis bagi wanita. Adanya komplikasi dan penyulit, menjadi faktor risiko terjadinya kematian maternal. Persalinan lama menjadi salah satu penyebab dari 90% angka kematian ibu di Indonesia. Persalinan yang berlangsung terlalu lama akan menimbulkan gejala-gejala seperti dehidrasi, infeksi, kelelahan ibu serta asfiksia dan kematian janin dalam kandungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan paritas, kontraksi dan berat badan lahir terhadap durasi persalinan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan desain Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling didapatkan responden 20 orang ibu bersalin di PMB yang ada di Meulaboh. Analisis hubungan antar variabel menggunakan uji korelasi. Variabel kontraksi dengan durasi persalinan dan korelasi berat badan lahir dengan durasi persalinan menggunakan uji Pearson. Sedangkan untuk menganalisis korelasi antara paritas dengan durasi persalinan digunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara paritas dengan durasi persalinan (p value 0,015), ada hubungan signifikan antara kontraksi dengan durasi persalinan (p value 0,000), dan ada hubungan signifikan antara berat lahir dengan durasi persalinan (p value 0,013). Oleh karena itu, temuan ini hendaknya semakin memperkuat wawasan tenaga kesehatan khsusnya bidan dalam melakukan asuhan persalinan terutama dalam mendeteksi risiko terjadinya penyulit dalam persalinan. Kata Kunci: Paritas; kontraksi persalinan; berat janin; durasi persalinan.
Copyrights © 2025