cover
Contact Name
Dr. Bdn. Nursari Abdul Syukur, M.Keb
Contact Email
midwiferymahakamjournal@gmail.com
Phone
+6281350934525
Journal Mail Official
nursarias@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kurnia Makmur No. 64 Kel. Harapan Baru, Kec. Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
MMJ (Mahakam Midwifery Journal)
ISSN : 25485210     EISSN : 25485229     DOI : 10.35963
Core Subject :
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) was published by the Politeknik Kesehatan Kementerian Kalimantan Timur in May and November every year. This journal can publish research articles from midwifery. However, the focus and scope of your Healthy Journal are as follows: Midwifery ( Adolescence, Maternity: Prenatal care, Intranatal care, Postpartum care, family Planning, Reproduction of Health), New Born, Neonates, Pediatric, Management, Community Midwifery, Emergency Maternal and Neonatal), Health Education, Evidence-Based midwifery. This journal Was first published in 2016 has published in the printed and online version. For writers who want to submit the article, first, follow the guidelines of writing and follow the template that has been provided.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Pernikahan Dini Menyebabkan Stunting Pada Anak Rizky Febriyanti Supriadi; Ahmady; Dina Mariana; Nanda Norisa; Rosalin Ariefah Putri
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 2 (2025): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i2.22

Abstract

Stunting remains a prevalent issue, with long-term consequences including impaired cognitive and motor development, learning difficulties, increased risk of chronic diseases, and a reduced overall quality of life. Early marriage increases the risk of stunting in children as young mothers often lack the knowledge and resources to meet the nutritional needs of the fetus and provide optimal care for their infants. This study aimed to determine the association between early marriage and stunting in children aged 24-60 months in Mamuju Regency. This retrospective analytical study analyzed secondary data from 400 randomly selected respondents. The results showed a significant association between early marriage and stunting in children aged 24-60 months in Mamuju Regency, with a p-value of 0.000. Furthermore, of the 77 mothers with a history of early marriage, 38 had children classified as severely stunted or stunted. It can be concluded that there is a strong association between early marriage and stunting, and the earlier a girl marries, the higher the likelihood of her child experiencing stunting. Stunting prevention can begin by raising awareness among the community, especially adolescent girls, about the negative impacts of early marriage on maternal and child health.
Analisis Paritas, Kontraksi, dan Berat Badan Lahir Dengan Durasi Persalinan di Kabupaten Aceh Barat Evi Zahara; Nanda Norisa; Rizky Febriyanti Supriadi
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 10 No. 2 (2025): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v10i2.24

Abstract

Abstrak Masa persalinan merupakan periode kritis bagi wanita. Adanya komplikasi dan penyulit, menjadi faktor risiko terjadinya kematian maternal. Persalinan lama menjadi salah satu penyebab dari 90% angka kematian ibu di Indonesia. Persalinan yang berlangsung terlalu lama akan menimbulkan gejala-gejala seperti dehidrasi, infeksi, kelelahan ibu serta asfiksia dan kematian janin dalam kandungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan paritas, kontraksi dan berat badan lahir terhadap durasi persalinan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan desain Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling didapatkan responden 20 orang ibu bersalin di PMB yang ada di Meulaboh. Analisis hubungan antar variabel menggunakan uji korelasi. Variabel kontraksi dengan durasi persalinan dan korelasi berat badan lahir dengan durasi persalinan menggunakan uji Pearson. Sedangkan untuk menganalisis korelasi antara paritas dengan durasi persalinan digunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara paritas dengan durasi persalinan (p value 0,015), ada hubungan signifikan antara kontraksi dengan durasi persalinan (p value 0,000), dan ada hubungan signifikan antara berat lahir dengan durasi persalinan (p value 0,013). Oleh karena itu, temuan ini hendaknya semakin memperkuat wawasan tenaga kesehatan khsusnya bidan dalam melakukan asuhan persalinan terutama dalam mendeteksi risiko terjadinya penyulit dalam persalinan. Kata Kunci: Paritas; kontraksi persalinan; berat janin; durasi persalinan.
Hubungan Kejadian Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rsud Datu Kandang Haji Balangan Tahun 2023 Dewi Susanti
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i2.53

Abstract

Asfiksia neonatorum yaitu kondisi di mana bayi baru lahir mengalami kesulitan bernapas secara normal dan teratur setelah proses kelahiran. Angka kejadian Asfiksia pada tahun 2022 sebanyak 83 bayi dari 698 (11,7%) persalinan dan meningkat di tahun 2023 sebanyak 100 bayi dari 741 (13,4%) persalinan. Asfiksia neonatorum jika tidak ditangani dengan tepat, dapat mengakibatkan kegagalan fungsi berbagai organ tubuh. Keadaan ini bisa dihindari dengan mengelola faktor risiko pada ibu dan bayi selama kehamilan dan persalinan. Salah satu penyebab asfiksia neonatorum ialah ketuban pecah dini (KPD). KPD terjadi ketika kantung berisi cairan yang mengelilingi bayi dalam rahim pecah sebelum waktunya melahirkan tiba. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kejadian KPD dan kejadian asfikisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan memanfaatkan data skunder. Sampel penelitian ini adalah 260 ibu bersalin yang ada di RSUD DKH Balangan tahun 2023 yang dipilih berdasarkan random sampling dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian mengindikasikan dari total 48 bayi, ada 5 (10,4%) yang mengalami KPD dan 43 (89,6%) tidak mengalami KPD. Hasil uji statistic antara kejadian asfiksia neonatorum dan kejadian KPD didapatkan hasil uji chi-squarep value= 0,994>0.05, maka tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian KPD dan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Datu Kandang Haji Balangan tahun 2023. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kejadian KPD dan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Datu Kandang Haji Balangan tahun 2023.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Ruang Perinatologi RSUD Datu Kandang Haji Balangan Tahun 2023 Ilsa Indah Setiawati; Erni Setiawati; Januarsih; Hapisah
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i2.54

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) termasuk faktor utama dalam peningkatan mortabilitas, morbiditas dan disabilitas neonatus, bayi dan anak serta memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya di masa depan, seperti terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan yang dapat mengakibatkan stunting. Salah satu faktor yang menyebabkan BBLR adalah usia, paritas dan ibu dengan Preekelampsia. Di RSUD Datu Kandang Haji Balangan kasus BBLR mengalami peningkatan setiap tahunnya sejak tahun 2021 sebanyak 137 kasus menjadi 154 kasus pada tahun 2023. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di Ruang Perinatologi RSUD Datu Kandang Haji Balangan. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yakni semua bayi baru lahir di Ruang Perinatologi RSUD Datu Kandang Haji Balangan Tahun 2023 yang berjumlah 756 orang. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder dari buku register. Analisis yang dilakukan yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian sebagian bayi lahir tidak BBLR, sebagian besar usia ibu bersalin tidak berisiko, sebagian besar paritas ibu bersalin berisiko, dan sebagian besar ibu bersalin tidak dengan Preeklampsia. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p-value 0,036), paritas (p-value 0,038), dan ibu dengan PEB (p-value 0,001) dengan kejadian BBLR di Ruang Perinatologi RSUD Datu Kandang Haji Balangan.
Hubungan Umur dan Paritas dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di UPTD Puskesmas Juai Tahun 2023 Saripah Wulandari; Suhrawardi; Fitria Jannatul Laili; Tri Tunggal
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i1.55

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu tantangan yang sangat serius dalam kesehatan ibu dan anak. WHO (World Health Organization) mendefinisikan BBLR sebagai berat lahir kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kehamilan. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dipengaruhi berbagai faktor diantaranya faktor ibu (umur ibu, paritas, jarak kehamilan, status gizi ibu dan penyakit ibu), faktor janin dan faktor lingkungan. Mengetahui hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Juai Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian terdapat 170 orang yang diambil menggunakan total populasi seluruh bayi yang lahir di UPTD Puskesmas Juai Tahun 2023. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder dari buku register. Analisa yang dilakukan yaitu univariat, bivariat menggunakan uji chi square dengan signifikasi α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna umur dengan kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Juai Tahun 2023 (p = 0,023) dan paritas dengan kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Juai Tahun 2023 (p = 0,024). Ada hubungan yang bermakna antara umur dan paritas ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di UPTD Puskesmas Juai Tahun 2023.
Determinan Kejadian Persalinan Lama di RSUD Datu Kandang Haji Tahun 2023 Raiwati Raiwati; Hapisah; Noorhayati Maslani; Vonny Khresna Dewi
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i1.56

Abstract

Berdasarkan data dari buku register di Ruang Bersalin RSUD Datu Kandang Haji, diketahui bahwa terjadi peningkatan kasus persalinan lama dalam 3 tahun terakhir. Tercatat sebanyak 12,21% pada tahun 2021, 13,18% pada tahun 2022, dan 17,14% pada tahun 2023. Mengetahui hubungan antara umur, paritas dan anemia dengan kejadian persalinan lama di RSUD Datu Kandang Haji Balangan Tahun 2023. Survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 741 orang yang diambil dengan total sampling. Variabel dependen adalah kejadian persalinan lama, sedangkan variabel independen penelitian ini adalah usia, paritas dan anemia. Instrumen penelitian ini menggunakan dokumentasi data persalinan dari Rumah Sakit Haji Datu Kandang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Sebagian besar ibu berada pada usia tidak berisiko sebanyak 79,6%, sebagian besar ibu memiliki paritas berisiko sebanyak 50,3%, sebagian besar ibu tidak mengalami partus lama sebanyak 82,9% Ada hubungan antara usia (p-value= 0,000), paritas (p-value = 0,000), dan anemia (p-value = 0,000) dengan kejadian partus lama di RSUD Datu Kandang Haji tahun 2023. Terdapat hubungan antara umur, paritas dan anemia dengan kejadian persalinan lama di RSUD Datu Kandang Haji tahun 2023.
Hubungan Umur dan Paritas Ibu Bersalin dengan Kejadian Preeklampsia di Ruang Kebidanan RSUD Datu Kandang Haji Balangan Karini Karini; Isrowiyatun Daiyah; Isnaniah; Megawati
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i1.57

Abstract

Preeklampsia sampai saat ini masih menjadi penyebab terbesar morbiditas dan mortalitas maternal fetal diseluruh dunia.Salah satu faktor yang menyebabkan preeklampsia adalah umur dan paritas. RSUD Datu Kandang Haji Balangan merupakan satu-satunya Rumah Sakit Rujukan di Kabupaten Balangan. Kasus Preeklampsia dari tahun 2021 mengalami peningkatan sampai dengan tahun 2023. Mengetahui Hubungan Umur dan Paritas Ibu Bersalin dengan Kejadian Preeklampsia di ruang Kebidanan RSUD Datu Kandang Haji Balangan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case control. Sampel penelitian terdapat 204 menggunakan simple random sampling. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder dari buku register. Analisa yang dilakukan yaitu univariat, bivariat menggunakan uji chi square. Sebagian besar ibu preeklampsia pada kategori umur beresiko (< 20 dan > 35 tahun) yaitu sebanyak 65 orang (63,7%) dan Sebagian besar ibu preeklampsia pada kategori paritas ibu bersalin berisiko (1 dan > 4) yaitu sebanyak 74 orang (72,5%). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil uji Chi Square umur ibu terdapat p-value 0,000 dengan OR (95% CI) 7,203 (3,821 – 13,577) dan untuk variabel paritas p-value mendapatkan hasil 0,000 dengan OR (95% CI) 6,053 (3,302-11,095). Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna / signifikan antara umur dan paritas ibu bersalin dengan kejadian preeklampsia.
Konsumsi Abon Channa Striata Dan Ananas Comosus Efektif Mempercepat Penyembuhan Luka Perineum di Rsud Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja Citra Gloriana; Dwi Hendriani; Dewi Rinda Astuti
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i1.58

Abstract

Luka perineum merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya infeksi masa nifas. Bentuk infeksi ini bervariasi dan bersifat lokal hingga mengakibatkan sepsis dan kematian masa nifas. Salah satu faktor resiko penyebab terjadinya infeksi perineum yaitu penyembuhan luka perineum yang lama. Channa Striata merupakan salah satu ikan dengan kandungan gizi dan protein yang lebih banyak dari ikan jenis lain, sehingga konsumsi Channa Striata dapat dijadikan sebagai salah satu jenis nutrisi mempercepat penyembuhan luka. Kemudian dalam Ananas Comosus dapat ditemukan kandungan fitokimia berupa bromelin yang berfungsi sebagai anti peradangan sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi luka. Untuk  mengetahui pengaruh pemberian abon Channa Striata dan Ananas Comosus terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Penelitian ini termasuk pada penelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan rancangan desain one group pretest-posttest design. Populasi adalah ibu post partum yang mengalami ruptur perineum baik luka alami atau luka episiotomi di RSUD ABADI Samboja. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 17 orang. Pada hasil penelitian ini didapatkan adanya pengaruh pemberian abon Channa Striata dan Ananas Comosus terhadap penyembuhan luka perineum (pvalue=0,025) dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abon Channa Striata dan Ananas Comosus dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka perineum. Dari hasil penelitian abon Channa Striata dan Ananas Comosus dapat dimanfaatkan sebagai  alternatif  untuk  penyembuhan  luka  perineum.
Health Coaching Terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Ibu Dalam Pencegahan Stunting Dewi Murni; Arsyawina Arsyawina; Siti Raihanah
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i2.59

Abstract

Abstrak Puskesmas Handil Baru diketahui bahwa prevalensi stunting balita Januari-Juli 2023 sebesar 15,83%. Hal ini menunjukkan masih di bawah target prevalensi stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2023 sebesar 18,13% dan 2024 sebesar 14,42%. Puskesmas Handil Baru sudah melalui penyuluhan stunting secara langsung, namun masih kurang efektif. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh health coaching terhadap pengetahuan dan efikasi diri ibu dalam pencegahan stunting. Jenis penelitian quasi eksperiment dengan rancangan menggunakan pre dan post test non aquavalent control group. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Handil Baru bulan Januari 2023 berjumlah 352 orang. Berdasarkan rumus Federer diperoleh sampel berjumlah 16 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan paired sampel t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa health coaching memberikan pengaruh terhadap pengetahuan tentang pencegahan stunting (p value : 0,000 < α : 0,05). Health coaching memberikan pengaruh bermakna terhadap efikasi diri dalam pencegahan stunting (p value : 0,000 < α : 0,05). Health coaching mampu memberikan dukungan kepada responden dalam peningkatan pengetahuan dan efikasi diri melalui manajemen diri
Pengetahuan Orang Tua Dengan Tingkat Kecemasan Pemberian Imunisasi DPT-HB-Hib Pada Bayi Siti Adawiyah; Lukman Nulhakim; rosalin ariefah putri; Hilda Hilda
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol. 9 No. 2 (2024): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v9i2.60

Abstract

Abstrak Target capaian imunisasi DPT-Hb-Hib di Puskesmas Handil Baru belum mencapai 100% ditahun 2023 yakni cakupan pemberian imunisasi dasar lengkap terdapat 51,78%. Salah satu factor penyebab tidak tercapai cakupan imunisasi Adalah kurangnya pengetahuan ibu. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan tingkat kecemasan pemberian imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi. Jenis penelitian ini survei analitik menggunakan desain cross sectional. Sampel adalah ibu yang memiliki bayi usia 2 sampai 4 bulan di Puskesmas Handil Baru berjumlah 82 orang. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan pengetahuan orang tua dengan tingkat kecemasan pemberian imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi (p value : 0,037 < α : 0,05). Pengetahuan merupakan faktor yang dapat berhubungan dengan tingkat kecemasan pemberian imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi.

Page 1 of 3 | Total Record : 22