Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di kota menimbulkan kebutuhan sistem transportasi yang lebih efisien, sehingga diperlukan pendekatan matematis untuk memodelkan dan mengoptimalkan jaringan jalan. Penelitian ini memanfaatkan teori graf untuk merepresentasikan simpul sebagai titik persimpangan atau pemberhentian dan sisi sebagai jalur transportasi, dengan penerapan algoritma Dijkstra untuk pencarian jalur tercepat, algoritma Kruskal/Prim untuk menentukan konektivitas minimal, serta metode Ford-Fulkerson untuk menghitung kapasitas aliran maksimum. Hasil analisis memperlihatkan kemampuan teori graf dalam mengidentifikasi jalur alternatif, titik kemacetan, dan kebutuhan peningkatan kapasitas, sehingga dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan perencanaan transportasi perkotaan yang efisien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025