melitus merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui penerapan empat pilar penatalaksanaan, yaitu edukasi, terapi nutrisi medis, aktivitas fisik, dan terapi farmakologis. Keberhasilan penerapan empat pilar tidak hanya dipengaruhi oleh aspek klinis, tetapi juga oleh persepsi pasien terhadap penyakit dan pengelolaannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan persepsi pasien terhadap penerapan empat pilar pada penanganan diabetes melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 250 pasien dengan sampel 78 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi baik (51,3%) dan penerapan empat pilar kategori baik (70,5%). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi pasien terhadap penerapan empat pilar (r = 0,607; p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi pasien terhadap penerapan empat pilar penanganan diabetes melitus. Peningkatan edukasi berbasis persepsi pasien oleh tenaga kesehatan menjadi hal yang penting untuk mendukung pengelolaan diabetes yang optimal.
Copyrights © 2026