Stunting didefinisikan sebagai kondisi ketidakmampuan tumbuh pada anak karena kurangnya gizi dalam periode yang lama, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Keluarga berfungsi penting dalam mengatasi stunting dengan memberikan dukungan sosial kepada para ibu. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana bentuk dukungan keluarga dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Kendahe. Metode penelitian deskriptif menggunakan sampel sebanyak 80 individu yang diambil melalui teknik sampling accidental. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga yang sudah pernah digunakan, dan dianalisis menggunakan SPSS yang disajikan dalam format distribusi frekuensi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga masuk dalam kategori baik, yaitu sebanyak 52 individu (65%), dan sumber dukungan terbanyak berasal dari suami dengan total 47 orang (58,8%). Berdasarkan penelitian, disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran signifikan dalam mencegah stunting pada anak balita di Kecamatan Kendahe dan mayoritas tergolong dalam kategori baik
Copyrights © 2026