Desa Botuliodu yang terletak di Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dikenal dengan wisata Air Terjun Botuliodu yang strategis dan daya tarik alamnya yang luar biasa. Dengan airnya yang jernih dan panorama hutan yang indah, lokasi ini menarik wisatawan untuk berenang dan menikmati alam serta menawarkan tebing yang cocok untuk panjat tebing, meski dulu pernah populer, kondisi saat ini menunjukkan penurunan yang signifikan dalam aksesibilitas, fasilitas, dan jumlah pengunjung, terutama karena kerusakan jalan dan munculnya destinasi baru di sekitar kawasan tersebut. Fasilitas pendukung seperti area parkir, warung makan, dan toilet kini terbengkalai, dengan lingkungan sekitar yang dipenuhi sampah dan jalan setapak yang curam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, meliputi wawancara terbuka dan observasi lapangan, untuk memahami persepsi dan harapan masyarakat serta konsep ekologi arsitektur dalam desain berkelanjutan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan infrastruktur dan pengelolaan diperlukan untuk menghidupkan kembali daya tarik kawasan ini. desain kawasan yang diusulkan mempertimbangkan keseimbangan antara keindahan alam dan fasilitas wisata, dengan penambahan spot foto, cottage, menara pandang, dan area perkemahan yang selaras dengan alam. Dengan menerapkan konsep ekologi, harapannya kawasan wisata ini akan menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan, serta memberikan pengalaman wisata berwawasan lingkungan.
Copyrights © 2024