Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima (JIKD)
Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima

Pengaruh Baby Massage Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 3 – 5 Bulan Di Puskesmas Cisata Kabupaten Pandeglang

R Noucie Septriliyana (Universitas Jenderal Achmad Yani)
Dini Gharrat Fanai (Universitas Jenderal Achmad Yani)
Leni Halimatusyadiah (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila)



Article Info

Publish Date
11 Feb 2026

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi pada masa awal kehidupan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stimulasi yang diberikan oleh orang tua. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bayi adalah baby massage (pijat bayi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh baby massage terhadap peningkatan berat badan bayi usia 3–5 bulan di Puskesmas Cisata Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel penelitian terdiri dari 20 bayi usia 3–5 bulan yang diberikan intervensi pijat bayi selama dua minggu dengan frekuensi dua kali dalam seminggu. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan setelah intervensi untuk menilai efektivitas terapi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan berat badan bayi yang signifikan setelah diberikan pijat bayi. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari baby massage terhadap peningkatan berat badan bayi. Peningkatan ini diduga disebabkan oleh stimulasi saraf vagus yang meningkatkan enzim pencernaan, memperbaiki penyerapan nutrisi, serta meningkatkan hormon pertumbuhan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa baby massage berpengaruh terhadap peningkatan berat badan bayi usia 3–5 bulan. Oleh karena itu, intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode stimulasi pertumbuhan bayi yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan maupun orang tua di rumah

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jikd

Publisher

Subject

Description

Penelitian medis, klinis, dan komunitas mencakup kedokteran, kebidanan, dan keperawatan. Penelitian farmasi meliputi farmakologi dan toksikologi, farmasi klinik dan komunitas, biologi farmasi, farmasetika, farmasi mikrobiologi dan bioteknologi, serta farmakokimia. Penelitian kesehatan masyarakat ...