Daya ingat merupakan aspek kursial dalam perkembangan kognitif anak usia prasekolah yang berperan dalam proses belajar dan pembentukan prestasi akademik. Namun, tingginya beban belajar dapat menyebabkan ketidakseimbangan kerja otak yang berdampak pada penurunan daya ingat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam otak (brain gym) terhadap peningkatan daya ingat anak usia prasekolah. Metode yang digunakan adalah quasy experimental dengan desain two group pre-post test nonequivalent control group. Penelitian dilaksanakan di TK Al-Ishlah Rancaseneng Kecamatan Cikeusik pada bulan April - Mei 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 40 anak, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan subtes daya ingat dari WPPSI (Wechsler Preschool and Primary Scale of Intelligence), dengan analisis menggunakan uji statistic mann-withney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada peningkatan daya ingat antara kelompok yang diberikan perlakuan senam otak dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam otak memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan daya ingat pada anak prasekolah. Senam otak dapat dijadikan alternatif metode stimulasi kognitif yang praktis dan menyenangkan dalam dunia pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026