Perkembangan kecerdasan artifisial generatif, terutama ChatGPT, memperluas dukungan belajar mahasiswa sekaligus menimbulkan risiko akurasi, ketergantungan, integritas akademik, dan privasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan ChatGPT, menganalisis peluang dan risikonya, serta merumuskan integrasi bertanggung jawab di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap 56 sumber, terdiri atas 45 artikel jurnal dan 11 laporan, buku metodologi, serta dokumen resmi. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian tematik, dan penarikan kesimpulan-verifikasi dengan triangulasi sumber serta analisis kasus negatif. Hasil menunjukkan ChatGPT paling bernilai sebagai penyangga kognitif untuk pengembangan ide, penjelasan konsep, latihan bertahap, umpan balik formatif, bantuan bahasa, dan pemrograman. Kerangka Pedagogi–Verifikasi–Tata Kelola (PVT) menekankan keselarasan capaian pembelajaran, verifikasi keluaran, bukti proses, transparansi, perlindungan data, dan keadilan akses. ChatGPT mendukung pembelajaran ketika memperkuat, bukan menggantikan, proses berpikir mahasiswa.
Copyrights © 2026