Kapal merupakan moda utama dalam transportasi laut. Untuk menunjang kelancaran dalam berlayar maka dibutuhkan sebuah sistem yaitu Vessel Traffic Services (VTS). Berbagai masalah kecelakaan kapal dan musibah yang terjadi di alur pelayaran sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa di laut dan dapat menimbulkan gangguan lalu-lintas kapal, yang mana hal ini merupakan tugas dari VTS dalam melakukan tindakan monitoring dan mengidentifikasi musibah serta upaya mengatasinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh operasional VTS dalam monitoring dan pemanduan kapal terhadap keselamatan di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan mengidentifikasi musibah tersebut beserta cara mengatasinya untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menyimpulkan dari data musibah dan metode kuantitatif dengan menganalisa perangkat operasional VTS terhadap keselamatan pelayaran menggunakan program SPSS Versi 25 dengan jumlah responden 35 orang dari operator VTS dan dinas luar atau kapal. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa operasional perangkat VTS mempunyai pengaruh sebesar 94,8% terhadap keselamatan pelayaran dan penanganan musibah kapal dilakukan dengan mengidentifikasi jenis musibah, membuat kronologi, membuat berita acara dan melaporkan kepada pihak terkait operasi penyelamatan. Diharapkan agar seluruh kapal yang hendak memasuki alur pada posisi pelampung suar terluar agar memberitahukan koordinat kepada VTS supaya memudahkan dalam identifikasi kapal dan tempat sandar atau berlabuh.
Copyrights © 2023