Perkembangan pembangunan di bidang konstruksi yang semakin maju dan serba canggih, teknologi beton mempunyai potensi yang luas dalam bidang konstruksi, karena beton mudah dikerjakan dan ekonomis dari segi biaya. Dengan kekuatan tekannya yang tinggi, beton dapat digunakan untuk membangun struktur yang besar dan berat. Tetapi beton mempunyai kekuatan tarik rendah dan sifatnya getas (Brittle). Campuran adukan dari pasir, batu pecah dan limbah pecahan botol kaca, bahan perekat (Cement Portland), air dan bahan tambahan lainnya. Pengunaan limbah pecahan botol kaca dalam campuran beton tidak asing lagi dalam dunia konstruksi dimana salah satu limbah pecahan botol kaca yang bisa digunakan dalam campuran pembuatan beton. Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruh penambahan limbah pecahan botol kaca dan untuk mendapatkan nilai komposisi yang optimum yang menghasilkan kuat tekan beton yang maksimal Adapun variasi persentase limbah pecahan botol kaca yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10%, 15%, 20%, dari berat agregat kasar. Penelitian ini mengacu pada desain campuran SNI 03-2834-2000, dengan mutu beton yang direncanakan f’c = 25 MPa. Jumlah benda uji yaitu 48 buah dimana kuat tekan 36 buah, kuat tekan menggunakan silinder 15 x 30 cm dan porositas 12 buah menggunakan silinder 5 x 10 cm. Pengujian beton dilakukan pada saat beton berumur 7, 14 dan 28 hari untuk kuat tekan serta 28 hari dan porositas. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan beton pada variasi limbah pecahan botol kaca 10%, 15%, dan 20%, menurun dan tidak melebihi dari hasil nilai dari beton normal sehingga tidak dapat direkomendasikan untuk digunakan dalam campuran pembuatan beton.
Copyrights © 2024