Buletin KKN Pendidikan
Vol. 5, No. 2, Desember 2023

Penguatan Karakter Keindonesiaan Berpendekatan Pembelajaran Holistik Bagi Guru & Fasilitor Sanggar Belajar SIKL Ikaba Imaba 1 Malaysia pada Era Komunikasi Global

Harun Joko Prayitno (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Murfiah Dewi Wulandari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Ratnasari Diah Utami (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Heri Siswanto (Fakultas Sains dan Teknologi, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta)
Himatus Syaadah (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur)
Eko Purnomo (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Mochammad Muhajir (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur)
Nikita Vitayala (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Pratiwi Yulia Saputri (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Putri Itsna Ulayya (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Misya Silvia (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Nunik Rahayu (Fakultas Sains dan Teknologi, ITS PKU Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2023

Abstract

Guru menjadi salah satu ujung tombak pendidikan dan memiliki peran sentral dalam rekayasa kelas. Kemampuan guru dalam melakukan rekayasa pembelajaran sesuai dengan kebutuhan abad 21 sangat diperlukan. Hasil observasi yang dilakukan di 4 Sanggar Belajar Indonesia dari sebanyak 23 Sanggar Belajar di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur, Malaysia, menunjukkan bahwa guru-guru dan/atau instrukturnya pada Sanggar Belajar Indonesia tersebut masih memiliki kompetensi rendah dalam pengembangan pembelajaran, serta pembelajaran yang dilakukan juga kurang menarik dan inovatif. Kondisi anak didik sangat beragam karena semua kelas, dari kelas 1 sampai kelas 6, dijadikan satu kelas. Observasi tersebut juga menemukan bahwa guru kurang memiliki variasi dalam menggunakan metode pembelajaran serta penguasaan kelas yang kurang maksimal. Berdasarkan hal tersebut, sangat diperlukan adanya penguatan bagi guru-guru Sanggar Belajar Indonesia dalam hal rekayasa pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan abad 21. Dengan pemberian penguatan tersebut, diharapkan guru-guru dan/atau instrukturnya dapat memiliki kompetensi yang baik dalam mempersiapkan anak didik menghadapi pembelajaran abad 21, era komunikasi dan komputasi global. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui enam tahap: (1) pemetaan dan pendataan kondisi awal mitra, (2) sosialisasi pelaksanaan pengabdian bersama mitra, (3) pelatihan guru dalam pembelajaran yang holistik, (4) pendampingan pelaksanaan pembelajaran holistik, (5) monitoring dan evaluasi pembelajaran holistik, serta (6) penyusunan laporan dan publikasi. Hasil kegiatan PkM ini adalah dapat menumbuhkan karakter cinta tanah air pada anak-anak imigran dengan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang menyertainya. Oleh karena itu, peran Program PkM Kemitraan Internasional yang terintegrasi dengan Program KKN Kemitraan Internasional yang dilaksanakan oleh mahasiswa dari berbagai PTMA seluruh Indonesia di sejumlah Sanggar Bimbingan Belajar, khususnya IKABA IMABA 1, sangat diperlukan dalam membimbing dan menumbuhkan sikap cinta tanah air (nasionalisme) pada diri anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyisipkan nilai-nilai kebangsaan atau karakter ke-Indonesiaan melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT RI. Sikap yang diharapkan setelah kegiatan ini adalah agar anak-anak imigran memiliki profil pelajar Pancasila: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, memiliki kebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

buletinkkndik

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster ...