Buletin KKN Pendidikan
Vol. 7, No. 2, Desember 2025

Penguatan Literasi Sosio-Emosional Siswa SMK melalui Implementasi Program Roots untuk Mencegah Cyberbullying

Nina Permata Sari (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat)
Muhammad Andri Setiawan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat)
Eklys Cheseda Makaria (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat)
Hendro Yulius Suryo Putro (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat)
Hana Qatrun Nada (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat)
Nailah Arridho (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2025

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu permasalahan serius dalam ekosistem pendidikan modern yang berdampak pada kesehatan mental, interaksi sosial, dan iklim belajar siswa, khususnya di kalangan remaja pengguna aktif media sosial. Permasalahan ini menjadi semakin kompleks di lingkungan sekolah kawasan lahan basah, di mana peningkatan penggunaan teknologi digital belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi digital dan penguatan karakter sosial-emosional siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, empati, serta keterampilan sosial siswa SMK Negeri 2 Pelaihari dalam mencegah dan menghadapi cyberbullying melalui penerapan Program Roots berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan penguatan karakter dan komunikasi asertif berbasis Program Roots, produksi konten kampanye digital anti-cyberbullying oleh siswa agen perubahan, serta pendampingan dan advokasi berkelanjutan bersama pihak sekolah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test sebagai alat refleksi untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, didukung oleh observasi dan dokumentasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator, baik aspek kognitif, afektif, maupun keterampilan sosial, dengan peningkatan paling signifikan pada empati terhadap korban dan strategi menghadapi perundungan digital. Selain itu, terjadi perubahan perilaku sosial yang positif, meningkatnya kepercayaan diri siswa sebagai agen perubahan, serta terbentuknya budaya sekolah yang lebih suportif dan responsif terhadap isu cyberbullying. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Program Roots efektif sebagai model intervensi preventif berbasis pengabdian kepada masyarakat dan layak direplikasi di sekolah lain dengan pendekatan kontekstual dan kolaboratif.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

buletinkkndik

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster ...