Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis kesalahan penggunaan prefiks, preposisi, dan reduplikasi dalam penulisan bahasa Indonesia oleh siswa. Fokus utama penelitian ini adalah identifikasi kesalahan dalam penggunaan prefiks di-, preposisi di-, prefiks ke-, serta bentuk reduplikasi pada kata benda dan kata kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut umumnya disebabkan oleh ketidaktahuan siswa terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baku. Kesalahan yang paling menonjol adalah pada penggunaan preposisi di dan ke yang sering ditulis serangkai dengan kata benda penunjuk tempat (misalnya, dipantai seharusnya di pantai; kebali seharusnya ke Bali), penggunaan prefiks di- yang ditulis terpisah dari kata kerja pasif (misalnya, di kunjungi seharusnya dikunjungi), serta penggunaan reduplikasi yang tidak perlu untuk menyatakan makna jamak pada kata benda (misalnya, turis-turis padahal turis sudah mencukupi). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap kaidah berbahasa Indonesia yang benar, khususnya dalam penggunaan prefiks, preposisi, dan reduplikasi, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pendidik dalam membimbing siswa menuju penulisan yang lebih baik. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dalam upaya peningkatan kemampuan literasi siswa, membantu guru mengenali pola kesalahan umum dalam penulisan, serta menyusun metode pembelajaran yang lebih efektif guna memperkuat keterampilan berbahasa siswa sesuai dengan standar kebakuan bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025