Delya Putri Astuti
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tindak Tutur Ilokusi Teks Baliho Kampanye Capres 2024 pada Media Sosial Digital Haliza Putri Pramesthi; Delya Putri Astuti; Aina Rahma Sabila; Hayyu Annaafi Warida Putri; Nani Solihati
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i1.289

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi yang ada pada baliho kampanye capres 2024 Ganjar Pranowo yang ada pada media internet. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi metode simak dan catat. Pendekatan analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk tindak tutur ilokusi yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi. Bentuk tindak tutur ilokusi ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Kesalahan Afiksasi dan Reduplikasi dalam Karangan Narasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Colomadu Delya Putri Astuti; Dini Restiyanti Pratiwi; Eko Purnomo
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.460

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis kesalahan penggunaan prefiks, preposisi, dan reduplikasi dalam penulisan bahasa Indonesia oleh siswa. Fokus utama penelitian ini adalah identifikasi kesalahan dalam penggunaan prefiks di-, preposisi di-, prefiks ke-, serta bentuk reduplikasi pada kata benda dan kata kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut umumnya disebabkan oleh ketidaktahuan siswa terhadap kaidah bahasa Indonesia yang baku. Kesalahan yang paling menonjol adalah pada penggunaan preposisi di dan ke yang sering ditulis serangkai dengan kata benda penunjuk tempat (misalnya, dipantai seharusnya di pantai; kebali seharusnya ke Bali), penggunaan prefiks di- yang ditulis terpisah dari kata kerja pasif (misalnya, di kunjungi seharusnya dikunjungi), serta penggunaan reduplikasi yang tidak perlu untuk menyatakan makna jamak pada kata benda (misalnya, turis-turis padahal turis sudah mencukupi). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap kaidah berbahasa Indonesia yang benar, khususnya dalam penggunaan prefiks, preposisi, dan reduplikasi, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pendidik dalam membimbing siswa menuju penulisan yang lebih baik. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dalam upaya peningkatan kemampuan literasi siswa, membantu guru mengenali pola kesalahan umum dalam penulisan, serta menyusun metode pembelajaran yang lebih efektif guna memperkuat keterampilan berbahasa siswa sesuai dengan standar kebakuan bahasa Indonesia.