Komponen Cadangan (Komcad) merupakan bagian penting dalam sistem pertahanan semesta yang bertujuan memperkuat Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai Komponen Utama. Pada perekrutan yang pertama kali dilaksanakan oleh Korem 032/Wirabraja pada tahun 2023, ketiadaan partisipan wanita serta rendahnya partisipasi dan distribusi yang tidak merata, khususnya di wilayah pedesaan, menjadi permasalahan yang perlu dievaluasi terkait strategi rekrutmen yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi dan karakteristik calon Komcad Matra Darat dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif, yang dipilih karena mampu memberikan gambaran rinci dan sistematis mengenai profil peserta, termasuk usia, pendidikan, pekerjaan, dan wilayah asal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas calon berasal dari kelompok usia 23-30 tahun (60 persen) dengan tingkat pendidikan SMA sebagai latar belakang pendidikan terbanyak (65 persen). Distribusi wilayah asal menunjukkan bahwa calon peserta lebih banyak berasal dari daerah perkotaan dibandingkan pedesaan, dengan 35 persen berasal dari Kota Padang. Temuan ini menunjukkan bahwa wilayah pedesaan seperti Solok dan Solok Selatan memiliki tingkat partisipasi yang relatif rendah. Pendaftar yang berstatus ASN cukup mendominasi dalam rekrutmen jika dilihat dari pekerjaan. Selain itu, kelompok usia muda menunjukkan peluang kelulusan yang cukup tinggi. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang profil calon Komcad Matra Darat di Korem 032/Wirabraja, yang dapat dijadikan bahan evaluasi dan acuan untuk perbaikan program rekrutmen di masa mendatang. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup strategi sosialisasi yang lebih intensif di wilayah pedesaan, penguatan dukungan kepada calon peserta dari keluarga dan pemberi kerja, serta pemberian insentif tambahan kepada kelompok tertentu untuk meningkatkan keterwakilan dan keberhasilan rekrutmen.
Copyrights © 2024