Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia, namun sangat rentan terhadap gangguan keamanan, khususnya aksi terorisme. Aksi terorisme tidak hanya menimbulkan kerusakan pada aspek politik dan infrastruktur fisik, tetapi juga berdampak pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan, menurunnya rasa aman, serta merusak citra destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksi terorisme terhadap citra pariwisata Indonesia serta merumuskan strategi pemulihan citra pasca kejadian teror. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumentasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder, termasuk buku, dokumen resmi pemerintah, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber daring terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi terorisme memberikan pengaruh negatif terhadap citra pariwisata Indonesia, yang tercermin dari menurunnya kunjungan wisatawan dan pendapatan sektor pariwisata. Strategi yang dapat diterapkan dalam upaya pemulihan citra antara lain peningkatan sistem keamanan, penguatan kapasitas intelijen, strategi pemasaran destinasi, serta kerja sama antara pemerintah dan pemangku kepentingan internasional. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, melaporkan potensi ancaman, serta pelaksanaan evaluasi berkala terhadap kebijakan penanggulangan terorisme menjadi bagian integral dalam memperkuat ketahanan sektor pariwisata nasional.
Copyrights © 2025