Journal Of Human And Education (JAHE)
Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)

Harmonisasi Prinsip Faraidh dan Legal Corporate Governance dalam Mitigasi Fragmentasi Kepemilikan Bisnis Keluarga (Family Business)

Tsaniyatul Akmal (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)
Dina Marni (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)
Delti Hidayati (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)
Nur Halimah As Sa’diah (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)
Dwi Meutia Hasni (Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2026

Abstract

Peralihan saham perusahaan keluarga akibat kematian pewaris kerap memicu fragmentasi kepemilikan (ownership fragmentation) yang mengancam kesinambungan bisnis (business continuity), sementara hukum kewarisan Islam (faraidh) menetapkan bagian ahli waris secara pasti (qat'i) dan tidak dapat dinegosiasikan. Penelitian ini menganalisis bagaimana prinsip faraidh dan mekanisme legal corporate governance dapat diharmonisasikan untuk memitigasi risiko fragmentasi tersebut tanpa mereduksi hak ahli waris. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus hipotetis, penelitian ini menemukan bahwa hak waris dan tata kelola perusahaan berada pada dua lapis norma yang berbeda: faraidh menentukan siapa berhak dan berapa bagiannya atas nilai ekonomi saham sebagai tirkah, sedangkan corporate governance yang melalui instrumen seperti shareholder agreement, family constitution, dan pembatasan pengalihan saham dalam anggaran dasar, dapat mengatur bagaimana hak kepemilikan itu dilaksanakan tanpa mengubah besarannya. Kebaruan penelitian ini terletak pada model konseptual lima tahap yang memisahkan secara tegas antara norma distributif faraidh dan norma kelembagaan governance, sehingga hak ekonomi ahli waris tetap utuh sekalipun pelaksanaan hak suara dan pengelolaan diatur secara terpisah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi yang sah hanya mungkin terjadi apabila instrumen governance berfungsi mengelola pelaksanaan hak, bukan mengurangi atau mengalihkan hak waris itu sendiri.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jahe

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat ...