Latar belakang: Sebagian anak Kelompok A1 TK Permata Hati Islamic Preschool mengalami kesulitan mengenali huruf, menyusun kata, dan mencocokkan kata dengan gambar. Tujuan: Mendeskripsikan perbaikan pembelajaran menggunakan media Kotak Kata Bergambar dan perubahan capaian membaca awal antarsiklus. Metode: Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing tiga pertemuan, pada 16 anak usia 4–5 tahun. Data observasi dan dokumentasi dianalisis secara deskriptif. Hasil: Pada Siklus I, dua anak (12,50%) berada pada kategori Belum Berkembang, 11 anak (68,75%) Mulai Berkembang, dan tiga anak (18,75%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH); belum ada anak Berkembang Sangat Baik (BSB). Pada Siklus II, sembilan anak (56,25%) mencapai BSH dan tujuh anak (43,75%) mencapai BSB. Ketuntasan kelas meningkat dari 18,75% menjadi 100%, atau 81,25 poin persentase, melampaui indikator keberhasilan 80%. Kesimpulan: Paket tindakan menggunakan media, variasi permainan, kesempatan mandiri, dan pendampingan diikuti peningkatan deskriptif capaian membaca awal pada kelas yang diteliti. Temuan tidak memisahkan pengaruh media dari komponen tindakan lainnya.
Copyrights © 2025