Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap keterlambatan membaca pada siswa kelas II SD Negeri 1 Panteraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas II, orang tua siswa, dan siswa kelas II SD Negeri 1 Panteraja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan membaca pada siswa dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Dari lingkungan keluarga, pengaruh terlihat pada kurangnya pendampingan orang tua dalam belajar membaca di rumah, kurangnya kebiasaan membaca, serta minimnya dukungan belajar yang diberikan kepada anak. Sementara dari lingkungan sekolah, keterlambatan membaca dipengaruhi oleh kurangnya waktu latihan membaca di kelas, keterbatasan media pembelajaran, serta perbedaan kemampuan siswa yang membuat guru harus membagi perhatian secara bergantian. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan membaca siswa yang beragam, yaitu sebagian siswa sudah mampu membaca dengan lancar, sedangkan sebagian lainnya masih terbata-bata bahkan belum mengenal huruf dengan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah sama-sama memiliki pengaruh terhadap keterlambatan membaca siswa kelas II SD Negeri 1 Panteraja.Kata kunci: Lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, keterlambatan membaca, penelitian kualitatif, siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026