Tujuan penulisan ini adalah menganalisis nilai kearifan lokal masyarakat Jawa dalam film KKN di Desa Penari. Penelitian ini dilatar belakangi terkait dengan film bergenre tema horor, dimana penonton selalu fokus pada unsur mistik tanpa melihat nilai budayanya. Mengetahui bahwa unsur mistik yang ada di Indonesia tidak lepas dari kepercayaan, kebiasaan dan budaya masyarakat itu sendiri. Film ini menampilkan kisah enam mahasiswa yang melakukan KKN di desa dan mengalami pengalaman mistis. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis nilai kearifan lokal yang digambarkan dalam film KKN di Desa Penari. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa film KKN di Desa Penari menggambarkan nilai kearifan lokal masyarakat Jawa yang terkait dengan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan diri sendiri. Film ini juga menunjukkan adanya kearifan lokal yang sulit dipercaya, seperti tumbal anak perawan yang dialihkan menjadi sesajen. Sehingga melalui analisis ini dapat membantu dalam memahami nilai kearifan lokal yang terkandung dalam film dan bagaimana film tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya Jawa kepada generasi muda.
Copyrights © 2024