Minat dan kemampuan membaca masyarakat di wilayah terpencil Papua masih rendah karena akses bahan bacaan dan layanan perpustakaan terbatas. Kegiatan pengabdian ini melatih masyarakat Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw, dalam literasi membaca dan menulis, pengelolaan taman baca, dan penggunaan aplikasi perpustakaan digital. Tim pelaksana memakai pendekatan partisipatif yang memadukan pendampingan anak di taman baca dan praktik langsung aplikasi perpustakaan digital pada telepon pintar. Tes pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan mengukur hasilnya pada 15 peserta dengan tiga kategori: baik, cukup, dan kurang. Peserta berkategori baik naik dari 20% menjadi 73,33%, sedangkan peserta berkategori kurang turun dari 53,33% menjadi 6,67%. Proporsi peserta berkategori cukup atau baik naik dari 46,67% menjadi 93,33%. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan literasi peserta. Pendampingan lanjutan, penambahan koleksi bacaan kontekstual, dan dukungan jaringan internet perlu menyusul agar perubahan ini bertahan.
Copyrights © 2025