J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Vol. 10 No. 2 (2026): Oktober 2026

Penyuluhan Pencegahan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pekerja Migran Indonesia di Penang, Malaysia

Juni Chudri (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti)
Verawati Sudarma (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti)
Fransisca Chondro (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti)
Astri Handayani (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti)
Muhammad Bagas Danendra (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti)
Fitriati Silmi Kaffati (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2026

Abstract

ABSTRACT Indonesian migrant workers (PMIs) are at high risk of developing Carpal Tunnel Syndrome (CTS) due to repetitive work activities, non-ergonomic postures, and limited access to healthcare services. This community service program aimed to improve knowledge, early detection ability, and preventive skills related to CTS among PMIs in Penang, Malaysia. Methods included pre-test, health education, ergonomic training, hand stretching exercises (wrist stretching, tendon gliding, and nerve gliding exercises), early screening using Phalen and Tinel tests, and post-test. The results showed an increase in the average knowledge score from 2.74 to 4.03, with the proportion of participants in the high knowledge category rising from 5.13% to 82.05%. Early screening identified 9 participants (23.08%) with indications of early CTS symptoms. Additionally, 82.05% of participants were able to perform stretching exercises correctly. This community-based intervention effectively improved knowledge, early detection, and preventive skills simultaneously. The program has strong potential as a simple and applicable intervention model for other high-risk worker populations. Keywords: Carpal Tunnel Syndrome; migrant orkers; health education; stretching exercises; early screening.   ABSTRAK Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan kelompok berisiko tinggi mengalami Carpal Tunnel Syndrome (CTS) akibat aktivitas kerja repetitif dan postur tidak ergonomis, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan deteksi dini, dan keterampilan pencegahan CTS pada PMI di Penang, Malaysia. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyuluhan kesehatan, edukasi ergonomi, pelatihan peregangan tangan (wrist stretching, tendon gliding, dan nerve gliding exercise), skrining dini menggunakan Phalen test dan Tinel test, serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 2,74 menjadi 4,03, dengan proporsi kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 5,13% menjadi 82,05%. Pemeriksaan dini mengidentifikasi 9 peserta (23,08%) dengan indikasi gejala awal CTS. Sebanyak 82,05% peserta mampu melakukan latihan peregangan dengan kategori baik. Intervensi berbasis komunitas ini efektif meningkatkan aspek kognitif, deteksi dini, dan keterampilan preventif secara simultan. Program ini berpotensi menjadi model intervensi sederhana dan aplikatif yang dapat direplikasi pada kelompok pekerja berisiko tinggi lainnya. Kata kunci: Carpal Tunnel Syndrome; pekerja migran; edukasi kesehatan; latihan peregangan; pemeriksaan dini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

J-ABDIPAMAS

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services ...