Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik sosial dalam film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion berdasarkan klasifikasi teori Lewis A. Coser, yaitu konflik realistis dan konflik non-realistis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data utama penelitian ini adalah film Ngeri-Ngeri Sedap, sedangkan data berupa kutipan dialog dan adegan yang merepresentasikan pertentangan. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berjumlah 19 data, yang terdiri atas 12 data konflik realistis dan 7 data konflik non-realistis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik realistis dalam film ini bersumber dari kekecewaan dan tuntutan rasional para tokoh terkait pilihan karier, pasangan hidup, pembagian peran domestik, serta tekanan adat Batak. Sementara itu, konflik non-realistis mewujud dalam bentuk sandiwara perceraian, ketegangan emosional yang irasional, manipulasi psikologis, dan ledakan agresi verbal sebagai pelepas tekanan sosial yang laten. Temuan ini menegaskan bahwa konflik sosial dalam film tidak hanya berfungsi sebagai pemicu drama, tetapi juga sebagai sarana representasi dinamika keluarga Batak yang dipengaruhi adat, pergeseran nilai, dan relasi antargenerasi.
Copyrights © 2026