Program Keluarga Berencana (KB) pasca persalinan merupakan upaya penting untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mengatur jarak kehamilan yang aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan suami terhadap keikutsertaan ibu pasca bersalin dalam program KB di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 674 ibu pasca bersalin yang merupakan peserta KB aktif, dengan sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square dan Rasio Prevalensi (RP), serta multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,8% ibu pasca bersalin mengikuti program KB. Dukungan informasional (p=0,450), dukungan emosional (p=0,929), dan dukungan penilaian (p=0,482) tidak berhubungan secara signifikan dengan keikutsertaan KB. Sebaliknya, dukungan instrumental berhubungan secara signifikan (p<0,001; RP=8,250; 95%CI=3,167–21,492). Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan instrumental merupakan faktor yang berhubungan secara independen dengan keikutsertaan ibu pasca bersalin dalam program KB (OR=8,250; 95%CI=3,167–21,492). Dukungan nyata suami perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program KB pasca persalinan.
Copyrights © 2026