Rendahnya hasil belajar IPAS murid kelas IV dalam materi Gaya pada Sekitar Kita mewujud landasan dilaksanakannya studi ini. Studi ini mempunyai tujuan guna menaikkan hasil belajar tersebut melewati pembelajaran berbasis penyelidikan berbantuan media konkret. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diimplementasikan dengan 2 siklus, masing-masing dua pertemuan, dengan subjek 30 peserta didik kelas IV SDN 007 Sungai Pinang. Data dihimpun melewati tes hasil belajar dalam tahap prasiklus, Siklus I, serta Siklus II, lalu dianalisa deskriptif berlandaskan rata-rata kelas serta ketuntasan klasikal dengan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) 75. Siklus I membahas gaya gesek melalui percobaan mobil-mobilan dan balok kayu pada berbagai permukaan, sedangkan Siklus II membahas gaya magnet melalui pengujian benda dan penghalang dengan magnet batang. Rata-rata kelas naik dari 60,33 dalam prasiklus mewujud 82,70 dalam Siklus I serta 86,97 dalam Siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal naik dari 20,00% mewujud 76,67% serta 90,00%. Indikator keberhasilan, yaitu ketuntasan klasikal sekurang-kurangnya 80%, tercapai pada Siklus II. Pembelajaran berbasis penyelidikan berbantuan media konkret dapat dipertimbangkan sebagai alternatif guna menaikkan hasil belajar IPAS materi gaya, serta studi lanjutan disarankan menggunakan instrumen pemahaman konsep yang tervalidasi serta data aktivitas yang terukur.
Copyrights © 2026