Kepercayaan diri dalam memecahkan masalah (problem solving confidence/PSC) merupakan aspek afektif penting dalam pembelajaran fisika, sementara temuan tentang peran gender belum konsisten. Penelitian kuantitatif dengan desain survei deskriptif-komparatif ini menganalisis PSC ditinjau dari gender pada 53 siswa kelas XI IPA (26 laki-laki dan 27 perempuan) di dua SMA di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, yang dipilih dengan convenience sampling. Data dikumpulkan dengan angket PSC 13 butir dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U, ukuran efek, dan regresi dengan sekolah sebagai kovariat. Rerata PSC siswa perempuan (41,19; kategori tinggi) lebih tinggi daripada siswa laki-laki (34,38; kategori sedang), dengan perbedaan signifikan (U = 152,5; p < 0,001; r = 0,49) dan arah yang konsisten di kedua sekolah. Tujuh siswa laki-laki menunjukkan pola respons seragam, tanpa mereka perbedaan tetap signifikan (p = 0,020) dengan efek lebih kecil (r = 0,34). Penelitian lanjutan disarankan menggunakan sampel acak yang lebih luas dan tes kemampuan pemecahan masalah
Copyrights © 2026