Lisa Sutami Suharlan
Universitas Pattimura

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran Fisika: Sinergi Guru Abad 21 dan Teknologi AI Dalam Rangka Pengembangan Profesional Dosen, Guru, dan Calon Guru di Indonesia Timur Gunawan Gunawan; Seska Malawau; Erlin Eveline; Hikmawati Hikmawati; Lisa Sutami Suharlan; Baiq Nabila Saufika Zainuri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.4408

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen, guru fisika, serta mahasiswa calon guru mengenai inovasi pembelajaran fisika yang relevan dengan tantangan Abad 21, khususnya melalui sinergi antara peran guru dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kegiatan kolaboratif ini diselenggarakan secara daring pada Senin, 11 Mei 2026, melibatkan partisipasi aktif dari 100 peserta yang terdiri dari perwakilan Universitas Mataram (Lombok) dan Universitas Pattimura (Ambon). Sesi kuliah umum ini mencakup pembukaan, penyajian materi "Inovasi Pembelajaran Fisika: Sinergi Guru Abad 21 dan Teknologi AI", sesi tanya jawab interaktif, dan evaluasi. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan tingkat kepuasan dan penerimaan yang sangat tinggi dari peserta terhadap relevansi materi, kualitas penyampaian, dan kelancaran penyelenggaraan, dengan rata-rata skor pada kategori "Sangat Setuju". Secara kualitatif, antusiasme peserta tercermin dari diskusi yang hangat dan banyaknya pertanyaan, serta harapan kuat untuk tindak lanjut kegiatan yang lebih teknis dan praktis. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan wawasan peserta tentang potensi AI dalam pembelajaran fisika dan memotivasi mereka untuk mengaplikasikannya, sambil tetap menekankan peran AI sebagai alat bantu untuk memperkuat kualitas instruksional.
Gambaran Kecemasan Siswa dan Kesulitan Materi Fisika pada Asesemen Sumatif Semester Ganjil Lisa Sutami Suharlan
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.28368

Abstract

This study aimed to describe students’ anxiety levels and their perceptions of difficulties in physics materials when facing the odd semester summative assessment. The study employed a descriptive quantitative approach involving 24 students as research subjects. Data were collected through anxiety questionnaires and identification of physics topics perceived as difficult by students. The results showed that most students were in the moderate anxiety category, with 21 students classified as moderate anxiety and 3 students classified as high anxiety, while no students were found in the low anxiety category. The physics topics most commonly perceived as difficult were free- fall motion and circular motion in kinematics. Students reported that these difficulties were mainly caused by limited formula mastery and difficulties in interpreting problems. Overall, the findings indicate that most students experienced a moderate level of anxiety in facing physics assessments, accompanied by perceptions of difficulty in several kinematics topics
Kahoot sebagai Instrumen Penilaian Kooperatif Team Games Tournament: Peningkatan Motivasi dan Penguasaan Materi Murid Fisika SMA Ivandra Immanuela Latumakulita; Prasetyo Fitriadi; Lisa Sutami Suharlan
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.28420

Abstract

Rendahnya motivasi dan penguasaan materi fisika Murid di SMA akibat metode pembelajaran yang monoton mendorong perlunya inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbasis Kahoot untuk meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan materi gelombang bunyi Murid SMA. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan desain 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen diujicobakan kepada 15 Murid pada uji terbatas dan 32 Murid pada uji lapangan di salah satu SMA di Maluku. Validasi dilakukan oleh dosen ahli dan guru fisika. Hasil penelitian menunjukkan: (1) instrumen penilaian yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan skor rerata validator sebesar 3,5 dengan kategori sangat baik; (2) motivasi belajar meningkat dengan standard gain 0,102 (kategori rendah); dan (3) penguasaan materi meningkat dengan standard gain 0,532 (kategori sedang). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi Kahoot dalam model TGT efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif dan penguasaan konsep fisika Murid.