Latar Belakang: Mahasiswa semester akhir rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik, seperti penyusunan tugas akhir, praktik klinik, ujian, dan persiapan memasuki dunia kerja. Stress yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan prestasi akademik. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat stress pada mahsiswa semester akhir Prodi DIII Keperawatan Politeknik Yakpermas Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 32 mahasiswa semester akhir. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42) subskala stres. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responden berusia 21 tahun (37,5%), berjenis kelamin perempuan (68,8%), dan tinggal bersama orang tua (62,5%). Tingkat stres responden sebagian besar berada pada kategori normal sebanyak 13 responden (40,6%), diikuti kategori sedang 11 responden (34,4%), ringan 5 responden (15,6%), sangat berat 2 resonden (6,3%), dan berat 1 responden (3,1%). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa semester akhir Prodi DIII Keperawatan Politeknik Yakpermas Banyumas mengalami tingkat stres kategori normal sebanyak 13 responden (40,6%).
Copyrights © 2026