Anak pekerja migran Indonesia di Malaysia menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pendidikan formal sehingga sanggar belajar menjadi salah satu ruang pendidikan alternatif yang juga berperan dalam pembentukan karakter. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kegiatan pembiasaan yang dapat mendukung perkembangan kedisiplinan dan akhlak anak secara konsisten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan metode pembiasaan Islami dalam mendukung peningkatan kedisiplinan dan akhlak anak pekerja migran Indonesia di sanggar belajar. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas anak, wawancara semi-terstruktur dengan pendamping sanggar, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Pembiasaan Islami diterapkan melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah belajar, membaca Al-Qur’an, mengucapkan salam, berbicara sopan, menjaga kebersihan, menaati aturan, melaksanakan ibadah, hadir tepat waktu, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan perlengkapan belajar. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya perkembangan positif dalam kedisiplinan dan akhlak anak, terutama dalam keteraturan mengikuti kegiatan, kepatuhan terhadap aturan, kesopanan dalam berinteraksi, tanggung jawab, dan keterlibatan dalam aktivitas keagamaan. Dengan demikian, penerapan metode pembiasaan Islami dapat menjadi bentuk kegiatan pengabdian yang relevan dalam mendukung pembentukan kedisiplinan dan akhlak anak pekerja migran Indonesia. Kegiatan selanjutnya direkomendasikan untuk mempertahankan pembiasaan secara berkelanjutan dengan melibatkan pendamping sanggar dan keluarga agar kebiasaan positif yang telah terbentuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026