Yuliana Dewi
Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Mendeley Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Makalah Dan Artikel Ilmiah Mahasiswa Kip Iaidu Asahan Angkatan 2023 Chairina; Yuliana Dewi; Neila
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.23407

Abstract

Background: Kemampuan penulisan karya ilmiah merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam dunia pendidikan tinggi. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam pengelolaan referensi, penyusunan sitasi, dan penulisan daftar pustaka secara benar. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley sebagai alat bantu pengelolaan referensi ilmiah bagi mahasiswa KIP IAIDU Asahan Angkatan 2023. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dengan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung (hands-on training). Peserta pelatihan berjumlah 22 orang mahasiswa dari berbagai program studi angkatan 2023 yang terdaftar sebagai penerima KIP. Materi pelatihan meliputi penjelasan mengenai makalah dan jurnal, pentingnya pengenalan Mendeley, instalasi aplikasi, pengelolaan referensi, teknik sitasi otomatis, serta penyusunan daftar pustaka pada Microsoft Word. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan langsung dan pengisian Google Form setelah pelatihan selesai. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman peserta dalam penggunaan Mendeley serta membantu mahasiswa menyusun sitasi dan daftar pustaka secara lebih efektif dan sistematis. Selain itu, peserta memberikan respon positif terhadap metode pelatihan yang diterapkan dan menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan penggunaan Mendeley bagi mahasiswa KIP Angkatan 2023 berhasil meningkatkan literasi akademik dan keterampilan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah, khususnya dalam pengelolaan referensi, pembuatan sitasi otomatis, dan penyusunan daftar pustaka secara sistematis.
Penguatan Karakter Disiplin, Tanggung Jawab, dan Kemandirian Anak Migran Indonesia melalui Program Pembiasaan Positif di Sanggar Belajar Nilasari Siagian; Eko Priadi; Yuliana Dewi; Rizki Agus Salim; M. Nurman; Muhammad Rahmadi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5567

Abstract

Anak migran Indonesia di Malaysia menghadapi kebutuhan pendidikan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga dengan pembentukan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan lingkungan pendidikan formal menjadikan sanggar belajar memiliki peran penting sebagai ruang pendukung pendidikan dan pembiasaan perilaku positif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian anak migran Indonesia melalui program pembiasaan positif di sanggar belajar. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 di salah satu sanggar belajar di Malaysia, dengan subjek 20 anak migran Indonesia yang mengikuti kegiatan pembelajaran dan pendamping sanggar sebagai informan. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Program pembiasaan diintegrasikan dalam kegiatan belajar melalui kebiasaan hadir tepat waktu, menaati aturan, menyiapkan perlengkapan, menyelesaikan tugas, menjaga kebersihan, merapikan perlengkapan, dan melakukan aktivitas secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perkembangan positif pada keteraturan mengikuti kegiatan, kepatuhan terhadap aturan, kesadaran menyelesaikan tugas, kepedulian terhadap lingkungan belajar, serta kemampuan melakukan aktivitas tanpa ketergantungan berlebihan kepada pendamping. Untuk pengabdian selanjutnya, program pembiasaan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pemantauan perkembangan anak dan pelibatan pendamping serta orang tua agar penguatan karakter dapat berlangsung secara konsisten. Dengan demikian, pembiasaan positif dapat menjadi pendekatan yang relevan untuk memperkuat karakter anak migran Indonesia melalui kegiatan rutin di sanggar belajar.
Penerapan Metode Pembiasaan Islami untuk Meningkatkan Kedisiplinan dan Akhlak Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Belajar Yuliana Dewi; Surono ZR; Dini Hardiyanti; Tini Rahmadani; Dewi Wulandari; Naysa Maulida
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5568

Abstract

Anak pekerja migran Indonesia di Malaysia menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pendidikan formal sehingga sanggar belajar menjadi salah satu ruang pendidikan alternatif yang juga berperan dalam pembentukan karakter. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kegiatan pembiasaan yang dapat mendukung perkembangan kedisiplinan dan akhlak anak secara konsisten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan metode pembiasaan Islami dalam mendukung peningkatan kedisiplinan dan akhlak anak pekerja migran Indonesia di sanggar belajar. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas anak, wawancara semi-terstruktur dengan pendamping sanggar, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Pembiasaan Islami diterapkan melalui kegiatan berdoa sebelum dan sesudah belajar, membaca Al-Qur’an, mengucapkan salam, berbicara sopan, menjaga kebersihan, menaati aturan, melaksanakan ibadah, hadir tepat waktu, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan perlengkapan belajar. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya perkembangan positif dalam kedisiplinan dan akhlak anak, terutama dalam keteraturan mengikuti kegiatan, kepatuhan terhadap aturan, kesopanan dalam berinteraksi, tanggung jawab, dan keterlibatan dalam aktivitas keagamaan. Dengan demikian, penerapan metode pembiasaan Islami dapat menjadi bentuk kegiatan pengabdian yang relevan dalam mendukung pembentukan kedisiplinan dan akhlak anak pekerja migran Indonesia. Kegiatan selanjutnya direkomendasikan untuk mempertahankan pembiasaan secara berkelanjutan dengan melibatkan pendamping sanggar dan keluarga agar kebiasaan positif yang telah terbentuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.