Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan berbasis gender dalam multidimensional psychological well-being pada mahasiswa yang tinggal jauh dari keluarga di Kota Makassar dalam perspektif inclusive Human Resource Development. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional comparative study. Sebanyak 416 mahasiswa dipilih melalui purposive sampling. Psychological well-being diukur menggunakan adaptasi 18-item Scale of Psychological Well-Being yang mencakup enam dimensi, yaitu autonomy, environmental mastery, personal growth, positive relations with others, purpose in life, dan self-acceptance. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan one-way Multivariate Analysis of Variance (MANOVA), dilanjutkan dengan pengujian univariat dan koreksi Holm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa laki-laki memiliki skor deskriptif yang sedikit lebih tinggi pada seluruh dimensi, tetapi perbedaan tersebut tidak signifikan secara multivariat. Setelah koreksi terhadap pengujian berganda, tidak terdapat perbedaan signifikan pada satu pun dimensi psychological well-being, dan seluruh ukuran efek berada pada kategori kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa gender bukan merupakan pembeda utama psychological well-being mahasiswa perantau. Implikasinya, praktik inclusive HRD di pendidikan tinggi lebih tepat diarahkan pada dukungan berbasis kebutuhan individual daripada program yang dibedakan secara apriori berdasarkan gender.
Copyrights © 2026