Hutan mangrove di Kelurahan Jenebora, Kabupaten Penajam Paser Utara, mengalami degradasi akibat tumpahan minyak tahun 2018 dan tekanan pembangunan Ibu Kota Nusantara, sehingga upaya pemulihannya memerlukan pembiayaan dan dukungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menduga nilai rata-rata kesediaan membayar (willingness to pay/WTP) masyarakat untuk pelestarian ekosistem mangrove dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 100 responden yang dipilih secara purposive sampling, dengan jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Nilai WTP dihitung dengan Contingent Valuation Method (CVM) dan model single-bounded dichotomous choice pada lima nilai tawaran (Rp10.000-Rp50.000), lalu dianalisis dengan pendekatan parametrik menggunakan regresi Probit pada perangkat lunak Stata. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata WTP sebesar Rp31.852,90 per orang. Nilai tawaran berpengaruh negatif dan pendapatan berpengaruh positif secara signifikan terhadap kesediaan membayar, sedangkan jenis kelamin, umur, pendidikan, dan pekerjaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan ekonomi menjadi penentu utama partisipasi masyarakat, sehingga skema iuran pelestarian mangrove perlu disesuaikan dengan tingkat pendapatan masyarakat
Copyrights © 2026