Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Penerapan Sekolah Aman Bencana Ramah Anak sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana di Kawasan Pesisir Kelurahan Pantai Lango Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara Muhammad Rizqy Septyandy; Doni Darmasetiadi; Andi Asrafiani Arafah; Pasha Aprila Putri; Safaruddin Safaruddin; Ririt Riyanti; Dina Aulia Wiridtanaya; Yulius Dwi Laksono; Mika Debora Br Barus
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.289-300

Abstract

Semenjak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibukota Negara (IKN) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kelurahan Pantai Lango merupakan lokasi yang mulai terdampak pembangunan. Kelurahan Pantai Lango merupakan kawasan yang akan dibangun Bandara VVIP dan Dermaga Logistik. Pembangunan ini berdampak secara tidak langsung menjadikan area yang tergenang oleh banjir rob akan semakin meluas dari tahun-tahun sebelumnya. Jika tidak ditangani serius, maka dapat menghambat dari penyelesaian pembangunan kedua proyek tersebut. Oleh karena itu, dalam menghadapi kemungkinan bencana ini di Kelurahan Pantai Lango khususnya di satuan pendidikan yang ada di kelurahan tersebut, perlu dibentuk Sekolah Aman Bencana yang di dalamnya terdiri dari sistem manajemen kesiapsiagaan bencana di sekolah, guru kader sigap dan tangguh bencana, serta rencana kontijensi penanggulangan bencana di sekolah. Hal ini dapat diwujudkan dengan sinergi antara pemerintah dalam hal ini BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara dengan institusi pendidikan tinggi dalam hal ini adalah Universitas Mulawarman kepada sekolah yang berada di kawasan rawan bencana yang salah satunya SD Negeri 004 Penajam. Diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menyosialisasikan potensi bencana yang dapat terjadi di Penajam Paser Utara melalui perspektif geologi serta memberikan media edukasi untuk mitigasi bencana di sekolah seperti Augmented Reality Sandbox dan Buku Pop Up Bencana.
Analisis Kesediaan Membayar Masyarakat Lokal Terhadap Kelestarian Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Jenebora, Kabupaten PPU Yulius Dwi Laksono; Wahyu Fahrizal; Heru Susilo
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1492

Abstract

Hutan mangrove di Kelurahan Jenebora, Kabupaten Penajam Paser Utara, mengalami degradasi akibat tumpahan minyak tahun 2018 dan tekanan pembangunan Ibu Kota Nusantara, sehingga upaya pemulihannya memerlukan pembiayaan dan dukungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menduga nilai rata-rata kesediaan membayar (willingness to pay/WTP) masyarakat untuk pelestarian ekosistem mangrove dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 100 responden yang dipilih secara purposive sampling, dengan jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Nilai WTP dihitung dengan Contingent Valuation Method (CVM) dan model single-bounded dichotomous choice pada lima nilai tawaran (Rp10.000-Rp50.000), lalu dianalisis dengan pendekatan parametrik menggunakan regresi Probit pada perangkat lunak Stata. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata WTP sebesar Rp31.852,90 per orang. Nilai tawaran berpengaruh negatif dan pendapatan berpengaruh positif secara signifikan terhadap kesediaan membayar, sedangkan jenis kelamin, umur, pendidikan, dan pekerjaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan ekonomi menjadi penentu utama partisipasi masyarakat, sehingga skema iuran pelestarian mangrove perlu disesuaikan dengan tingkat pendapatan masyarakat