Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh growth mindset dan self-efficacy terhadap turnover intention pada karyawan perbankan di Kota Gorontalo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya niat karyawan untuk meninggalkan pekerjaan yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap keberlangsungan dan kinerja organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 76 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui pengujian regresi untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap turnover intention. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) growth mindset tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai t-hitung sebesar 0,212 < t-tabel 1,9921 dan nilai signifikansi 0,833 > 0,05; (2) self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai t-hitung sebesar 3,521 > t-tabel 1,9921 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05; dan (3) growth mindset dan self-efficacy secara simultan berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai F-hitung sebesar 35,606 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R-square sebesar 0,494 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 49,4% variasi turnover intention, sedangkan 50,6% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian
Copyrights © 2026