Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 9, No 10 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

PENERAPAN TEKNOLOGI BONBAI SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH DAN KEMANDIRIAN EKONOMI DESA TANJUNG BARU

Lya Nailatul Fadilah (Universitas Sriwijaya)
Fitri Ramadhani (Universitas Sriwijaya)
Risna Rusdan (Universitas Sriwijaya)
Fitra Fadhila Rizar (Universitas Sriwijaya)
Habibulloh Habibulloh (Universitas Sriwijaya)
Ina Permata Sari (Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2026

Abstract

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi yang banyak dibudidayakan dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Komoditas ini memiliki permintaan pasar yang tinggi, tetapi sifatnya mudah rusak karena kadar air yang relatif tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan diperlukan penanganan pascapanen dan diversifikasi pengolahan untuk mempertahankan mutu serta meningkatkan nilai tambah cabai. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Perigi terletak di Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera. Pelaksanaan pengabdian akan dilaksanakan secara komprehensif terdiri dari beberapa terminologi kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan, penerapan/adopsi teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah cabai merah menjadi produk BONBAI melalui penerapan teknologi pengolahan pascapanen yang tepat. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi BONBAI, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi BONBAI meningkatkan kapasitas mitra dalam pengolahan cabai merah menjadi produk pangan bernilai tambah. Peningkatan kapasitas terlihat pada tiga aspek utama, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan penerapan teknologi. Pengetahuan mitra meningkat dari 40% sebelum kegiatan menjadi 90% setelah kegiatan, sedangkan keterampilan meningkat dari 35% menjadi 90%. Sementara itu, kemampuan mitra dalam menerapkan teknologi BONBAI meningkat dari 30% menjadi 85%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa rangkaian kegiatan yang meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pengolahan, dan pendampingan mampu meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis mitra dalam menerapkan tahapan pengolahan BONBAI. Pendekatan pelatihan berbasis praktik dapat mendukung proses adopsi teknologi pengolahan pascapanen secara lebih efektif serta meningkatkan kemampuan mitra dalam mengolah hasil panen cabai menjadi produk yang memiliki nilai tambah

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

martabe

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum ...