Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaan dan sumber daya pekerjaan terhadap motivasi intrinsik dan keterikatan kerja perawat dengan mempertimbangkan kesesuaian individu-pekerjaan dalam model penelitian. Mengingat tingginya tuntutan profesi keperawatan, pemahaman mengenai hubungan tersebut penting untuk mendukung kesejahteraan perawat dan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang (cross-sectional) terhadap 207 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja (β = 0,535; p = 0,001) dan motivasi intrinsik (β = 0,537; p = 0,001). Namun, kesesuaian individu-pekerjaan tidak berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja. Sumber daya pekerjaan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja maupun motivasi intrinsik. Selain itu, motivasi intrinsik tidak berpengaruh signifikan terhadap kesesuaian individu-pekerjaan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan tuntutan pekerjaan secara proporsional untuk mendukung motivasi dan keterikatan kerja perawat.
Copyrights © 2026