Disrupsi digital mengubah cara sekolah mengelola pembelajaran, menyiapkan guru, dan melindungi peserta didik. Artikel ini bertujuan memetakan dinamika pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di era disrupsi digital dengan berfokus pada perubahan praktik pembelajaran dan pengelolaan sekolah, faktor pendukung dan penghambat kesiapan sekolah, serta implikasinya bagi literasi digital dan kesejahteraan peserta didik. Penelitian dirancang menggunakan tinjauan sistematis literatur dengan pelaporan mengacu pada PRISMA 2020. Prosedur yang direncanakan meliputi pencarian literatur, penghapusan duplikasi, penyaringan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, ekstraksi data, penilaian kualitas metodologis, dan sintesis tematik. Naskah sumber belum memuat hasil seleksi dan sintesis final, sehingga jumlah artikel yang dianalisis serta temuan utama belum dapat dilaporkan. Literatur yang dibahas mengindikasikan pentingnya menghubungkan teknologi pembelajaran, kapasitas kelembagaan, kompetensi guru, kepemimpinan digital, kesenjangan akses, dan kesejahteraan peserta didik. Artikel ini memerlukan pelengkapan data hasil SLR sebelum dapat diajukan sebagai laporan penelitian final. Kata kunci: disrupsi digital; sekolah menengah pertama; transformasi digital sekolah; literasi digital; kesenjangan digital; tinjauan sistematis literatur
Copyrights © 2026