PT Bara Energi Lestari merupakan perusahaan tambang batubara di Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang menerapkan metode tambang terbuka (open pit) dengan target kecepatan alat angkut minimum 20 km/jam dan produktivitas 147 BCM/jam per kilometer. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi geometri jalan angkut berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 1827K/30/MEM/2018 serta nilai total resistance untuk meningkatkan kecepatan dan produktivitas alat angkut. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif melalui perbandingan kondisi sebelum dan sesudah perbaikan jalan serta simulasi produktivitas dan cycle time pada jarak 1 km. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian geometri jalan berupa dua segmen overgrade pada ruas coal getting, 25 segmen lebar jalan yang belum memenuhi standar pada Overburden 1, dan lima segmen pada Overburden 2. Nilai total resistance masing-masing sebesar 3.970,55 lb, 11.400,23 lb, dan 7.662,25 lb. Kecepatan aktual pada ruas coal getting telah memenuhi target (22,46 km/jam), sedangkan Overburden 1 (18,96 km/jam) dan Overburden 2 (19,96 km/jam) belum memenuhi standar perusahaan. Setelah perbaikan jalan pada Overburden 1, kecepatan meningkat menjadi 21,97 km/jam dan produktivitas mencapai 92,87 BCM/jam.
Copyrights © 2026