Pekerjaan alat berat membutuhkan kemampuan mengenali bahaya dan memahami prosedur dasar kerja aman. Program pengabdian ini menjawab kebutuhan edukasi K3 pada komunitas konstruksi dengan melibatkan 35 peserta. Metode mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan paket edukasi, pendampingan dan evaluasi, serta rencana keberlanjutan. Paket mengintegrasikan modul ringkas, poster zona bahaya, checklist inspeksi, panduan toolbox meeting, panduan saku, dan formulir near miss. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test berpasangan, penilaian kemampuan, serta umpan balik peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 61,14 pada pretest menjadi 84,86 pada posttest. Peningkatan sebesar 38,80% membuktikan bahwa pemahaman peserta meningkat lebih dari 30 persen. Selain itu, kemampuan peserta dalam mengenali bahaya, memahami blind spot, menggunakan APD, memahami checklist inspeksi, dan mengikuti toolbox meeting juga meningkat. Monitoring diperlukan untuk menilai keberlanjutan penggunaan produk dan penerapan prosedur dalam pekerjaan.
Copyrights © 2026