Dalam industri makanan, yang ditandai dengan persaingan ketat dan pola permintaan yang berubah-ubah, perencanaan laba sangat penting untuk keberlangsungan usaha mikro dalam jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggunakan teknik Cost Volume Profit (CVP) untuk menilai perencanaan laba di Chewby Cookies. Usaha mikro yang menggunakan sistem pre-order menjadi subjek penelitian ini. Biaya tetap, biaya variabel, harga jual, dan volume penjualan yang dikumpulkan melalui wawancara merupakan data yang digunakan. Derajat leverage operasional (DOL), margin kontribusi, margin keamanan (MOS), dan titik impas (BEP) termasuk di antara teknik analisis yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin kontribusi sebesar Rp1.350.000 dan laba bersih sebesar Rp200.000 dihasilkan dari total penjualan sebesar Rp6.350.000. Margin keamanan sebesar 14,8% menunjukkan bahwa perusahaan agak terlindungi dari penurunan penjualan di masa mendatang, dan titik impas tercapai pada 426 unit, atau Rp5.410.200. Selain itu, laba perusahaan sangat sensitif terhadap variasi volume penjualan, seperti yang ditunjukkan oleh tingkat leverage operasional sebesar 6,75. Hasil ini menunjukkan bahwa Cost Volume Profit (CVP) adalah alat yang berguna untuk perencanaan laba usaha mikro dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan efektivitas biaya dan profitabilitas.
Copyrights © 2026