Kepuasan pengguna angkutan sepeda motor berbasis aplikasi berkaitan dengan mutu interaksi dan kesiapan pengemudi selama pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesigapan, sikap, dan kelengkapan pengemudi Go-Ride dengan kepuasan pelanggan di Kota Denpasar. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 60 pengguna layanan, dilanjutkan dengan pengujian instrumen dan regresi linier berganda. Model yang dilaporkan adalah Y = 41,387 + 2,308X₁ − 0,620X₂ − 0,626X₃, dengan X₁ = kesigapan, X₂ = sikap, dan X₃ = kelengkapan. Koefisien kesigapan bernilai positif (B = 2,308; p < 0,001), sedangkan sikap (B = −0,620; p < 0,001) dan kelengkapan (B = −0,626; p = 0,002) menunjukkan hubungan parsial negatif setelah pengendalian variabel lainnya. Berdasarkan besarnya koefisien terstandar absolut, kesigapan merupakan variabel dengan asosiasi paling kuat (β = 0,948). Reliabilitas instrumen yang dilaporkan menunjukkan Cronbach’s alpha sebesar 0,828. Temuan ini menegaskan peran kesigapan dalam pengalaman pelanggan, tetapi arah koefisien negatif pada dua variabel lainnya memerlukan penelusuran pengkodean dan karakteristik data sebelum diterjemahkan menjadi rekomendasi operasional.
Copyrights © 2026