Kelompok UMKM Srikandi Cipta Bahari (SCB) di kawasan pesisir Tambak Lorok, Semarang, memproduksi olahan ikan secara rutin, tetapi pemasarannya masih bergantung pada penjualan langsung, titip jual, dan pameran lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SCB dalam memanfaatkan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar produk olahan ikan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi mencakup strategi pemasaran digital, penguatan branding, inovasi kemasan, pembuatan konten promosi, pemanfaatan kanal e-commerce, serta kesiapan distribusi. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dan diikuti oleh 10 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta aktif mendiskusikan kendala usaha dan mengaitkan materi dengan kondisi usaha mereka. Diskusi ini mengidentifikasi kemasan yang belum sesuai dengan tuntutan pasar modern dan pusat oleh-oleh, serta umur simpan dan kesiapan distribusi sebagai hambatan utama ketika produk diarahkan ke pasar yang lebih luas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran digital untuk produk olahan ikan perlu dirancang bersamaan dengan kesiapan kemasan, daya simpan, dan distribusi, karena penjualan daring memperlebar jarak antara produsen dan konsumen. Pendampingan lanjutan diperlukan agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas pemasaran mitra.
Copyrights © 2026