Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu meningkatkan kinerja penjualan UMKM di Kelurahan Tlogosari Kulon untuk merambah jangkauan pasar yang lebih luas agar terhindar dari kebangkrutan. Metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan langsung melalui tutorial di tempat yang mengajarkan sebanyak 12 peserta dari UMKM mengenai cara menerapkan pemasaran digital dan promosi online untuk menjagkau pasar yang lebih luas. Pelatihan diawali dengan memberikan pra test, evaluasi pra tes kemudian penyampaian materi dan pelatihan pembuatan akun digital marketing bagi pelaku UMKM kemudian dilakukan evaluasi post tes. Hasil yang dicapai adalah pelaku UMKM di kelurahan Tlogosari Kulon memiliki akun digital marketing yang akan membantu menjangkau pasar yang lebih luas dan produk UMKN akan menjadi lebih dikenal. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai pemilihan kanal promosi yang sesuai dengan karakteristik produk dan calon konsumen, penyusunan profil usaha, pembuatan konten promosi sederhana, serta pentingnya komunikasi yang responsif dengan pelanggan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta diperkenalkan pada sejumlah kanal, antara lain Instagram, Facebook, WhatsApp Business, Google Business Profile, marketplace, serta layanan pesan antar yang relevan dengan jenis usaha. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan selama pelatihan, diskusi, dan kuesioner mengenai pemahaman awal, penggunaan media digital, serta kesiapan peserta untuk menerapkan pemasaran digital setelah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta menyatakan pelatihan menambah pengetahuan dan memberikan manfaat bagi pengembangan usaha. Sebelum pelatihan, 46,15% peserta telah mengetahui digital marketing dan 38,46% telah menggunakan media sosial atau platform digital untuk promosi. Setelah pelatihan, 84,62% peserta menyatakan akan membuat akun bisnis, sementara 76,92% menyatakan membutuhkan media digital untuk memperluas pasar. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pelatihan dan praktik langsung relevan untuk mendorong kesiapan awal UMKM dalam beralih dari pemasaran yang dominan konvensional menuju promosi digital. Namun, hasil ini lebih tepat dipahami sebagai peningkatan pengetahuan, motivasi, dan kesiapan penerapan; kegiatan ini belum mengukur perubahan omzet secara longitudinal. Oleh karena itu, pendampingan lanjutan diperlukan untuk memantau konsistensi pengelolaan akun, kualitas konten, interaksi dengan konsumen, dan perkembangan jangkauan pemasaran.
Copyrights © 2026