Pengelolaan sediaan farmasi di apotek saat ini masih menghadapi tantangan serius akibat sistem administrasi yang bersifat konvensional dan semi-manual. Ketergantungan pada pencatatan fisik memicu inefisiensi operasional, risiko human error dalam sinkronisasi data stock opname, kerugian finansial akibat akumulasi dead stock, serta ancaman keselamatan pasien akibat ketidakterdeteksian obat kedaluwarsa secara real-time. Kondisi ini diperparah oleh kompleksitas rekapitulasi laporan berkala yang menyita waktu signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Inventori Obat Berbasis Web yang mampu mengoptimalkan efisiensi persediaan pada Apotek. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) Prototype untuk menjembatani ketidakpastian kebutuhan fungsional antara pengembang teknis dan petugas apotek (Admin dan Apoteker). Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa sistem yang dirancang berhasil mengotomatisasi pengawasan stok, menyediakan fitur notifikasi masa aktif obat, serta menyederhanakan visualisasi rekapitulasi laporan pemakaian dan lembar permintaan obat secara digital. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan sistem informasi inventori dengan metode Prototype mampu mentransformasi administrasi farmasi menjadi lebih efisien, memitigasi kerugian finansial, dan mendukung keselamatan pasien melalui antarmuka yang mudah dipahami serta adaptif terhadap alur kerja Admin dan Apoteker.
Copyrights © 2026