Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X6 SMA Negeri 7 Denpasar pada materi statistika melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan hasil pekerjaan siswa pada LKPD, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitati dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, ditunjukkan dengan persentase ketuntasan yang meningkat dari 8,57% pada pra siklus menjadi 44,74% pada siklus 1 dan 57,89 % pada siklus 2. Selain itu, keterlibatan siswa dalam diskusi, analisis data, dan penyelesaian masalah juga meningkat. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritiss siswa pada materi statistika.
Copyrights © 2026